2019, Pemdes Bilalang I Optimalkan Potensi Wisata Alam

2019, Pemdes Bilalang I Optimalkan Potensi Wisata Alam Kotamobagu Wisata
Badaria Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU – Desa Bilalang I, Kecamatan Kotamobagu Utara, menyimpan berbagai potensi alam yang menjanjikan. Selain komoditas tanaman perkebunan seperti kopi dan kemiri, desa yang berada di Kecamatan Kotamobagu Utara itu juga ternyata memiliki potensi wisata alam, seperti Air Panas Malelang, Air Batu Putih serta Kawasan Batu Putih Malelang.

“Selain kopi dan kemiri, ada juga potensi wisata di sini (Desa Bilalang I). Lokasinya tak jauh. Insya allah itu akan kita optimalkan di tahun depan dan juga akan bekerja sama dengan instansi terkait. Kemudian ada juga air terjun yang lokasi dekat dengan pemukiman warga. Nantinya kita akan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk memanfaatkan air terjun itu sebagai sumber air yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” kata Kepala Desa Bilalang I, Badaria Mokoginta, Selasa (20/3).

Ia mengakui, sejumlah objek wisata tersebut saat ini belum terkelola. Sebab saat ini pemerintah desa masih terfokus pada pemberdayaan masyarakat, pengentasan kemiskinan serta peningkatan sarana dan prasarana fisik. “Anggaran untuk penanganannya memang besar, sehingga itu nanti akan kita optimalkan tahun 2019 dengan anggaran dari dana desa serta berkoordinasi dengan dinas terkait lainnya,” sebutnya.

Menanggapinya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Agung Adati, mengatakan pihaknya sudah menginventarisir semua potensi pariwisata, baik alam, buatan, budaya dan religi yang tersebar di tiap desa dan kelurahan. “Khusus potensi pariwisata di Desa Bilalang, itu sudah masuk dalam Ripparda (Rencana Induk Pengembangan Pariwisata Daerah) Kota Kotamobagu 2017-2023. Intinya, semua potensi pariwisata yang ada akan dikembangkan, namun dilakukan secara bertahap,” kata Agung.

Disisi lain, ia mendorong pemerintah desa untuk mengembangkan potensi pariwisata yang ada di wilayah masing-masing dengan menggunakan Alokasi Dana Desa (ADD). “Itu bisa menjadi salah satu sektor pendapatan desa,” tambahnya. (ads/gito)

Leave a Response