25 Advokat PERADI Sulut Dilantik dan Diambil Sumpah

0
737

25 Advokat PERADI Sulut Dilantik dan Diambil Sumpah Headline Hukum

SEBANYAK 25 advokat dari PERADI (Perhimpunan Advokat Indonesia) domisili Provinsi Sulawesi Utara, dilantik dan diambil sumpahnya dalam sidang terbuka di Ruang Serbaguna Pengadilan Tinggi (PT) Manado, Jumat (21/10) kemarin. Kegiatan yang digelar sejak pukul 09.00 Wita itu, berlangsung penuh khidmat.

Ketua PT Manado, Sudiwardono, S.H., M.Hum., dalam sambutannya usai prosesi penyumpahan mengatakan, para advokat yang disumpah merupakan mereka yang telah memenuhi syarat sebagaimana tercantum dalam pasal 3, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 Tentang Advokat.

Ia berpesan, dalam menjalankan profesi para advokat harus berpegang teguh dengan sumpah yang diucapkan dan menjaga integritas profesional sebagai penegak hukum, “Jagalah profesi itu dengan sebaik-baiknya,” harap Sudiwardono.

Pelantikan dan Sumpah Advokat ini dihadiri pengurus PERADI di antaranya, Ketua Umum DPN PERADI, DR H Fauzie Yusuf Hasibuan S.H., M.H, yang diwakili Ketua Bidang Pengangkatan Advokat DPN PERADI, Irwan Hadiwinata S.H., SPn M.H., serta pengurus DPD PERADI Sulut sekaligus Ketua Serikat Pengacara Indonesia (SPI) DPD Sulut, Marwan M. Kawinda, S.H., dan pengurus DPD dan DPC PERADI lainnya.

Sebelum diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Tinggi, para advokat tersebut diangkat dan dikukuhkan menjadi advokat di bawah naungan PERADI melalui prosesi pengangkatan, di hari dan tempat yang sama.

Ketua Bidang Pengangkatan Advokat DPN PERADI, Irwan Hadiwinata, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Ketua PT Manado atas kesediaan serta diberikannya tempat bagi PERADI menyelenggarakan kegiatan pengangkatan ke-25 rekan advokat.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Ketua Pengadilan Tinggi Manado dan seluruh aparat di Pengadilan Tinggi Manado yang bisa bekerja dengan baik untuk kelancaran hari ini,” ungkapnya.

Irwan pun mengaku bangga kepada para advokat yang baru dilantik dan diambil sumpah hari itu, ”Rekan-rekan adalah warga negara plus, bukan WNI biasa lagi, karena di pundak rekan-rekan memiliki pendekatan hukum,” ungkapnya.

Lebih lanjut Irwan berpesan, bagi rekan-rekan advokat yang baru diangkat dan diambil sumpah agar jangan lupa kepentingan sosial bagi pencari keadilan yang kurang mampu, “Kedepankan dan junjung tinggi kode etik advokat. Jangan sekali-kali berpikiran hanya membela yang bayar. Karena dalam undang-undang, rekan-rekan memiliki kewajiban memberikan bantuan hukum secara cuma-cuma,” harap Irwan.

Hal senada disampaikan Ketua DPD SPI Sulut, Marwan Kawinda. Ia mengimbau agar rekan-rekan advokat yang disumpah dapat menjalankan profesinya secara profesional dengan berlandaskan pada hati nurani dan moral masing-masing. Advokat harus menjadi profesi yang dibanggakan, untuk itu, Marwan mengingatkan para advokat agar benar-benar memegang tanggung jawab, memiliki dedikasi yang tinggi, disiplin dan menjalankan peran sesuai kode etik.

“Advokat dituntut dan diharapkan melaksanakan sumpah keprofesiannya. Yang paling utama sebagai penegak hukum, kita setuju atau tidak, harus melayani para pencari keadilan dan memberi pelayanan yang terbaik,” pungkas Marwan.

Diketahui, ke-25 advokat yang diangkat dan diambil sumpah pagi itu yakni; Adi Freddy Bawaeda, Agus Tamaka, Andi Binanti, Asdian Taluke, Dedy Lontoh Tulung, Dence Novian Baeruma, Eldy Satria Noerdin, Fista Sambuari, Irawan Damopolii, Jhon Franken Kolang, Jonny Yuber Langi, Mardyanto Bungangu, Muhammad Yusuf Sultan, Muhammad Iqbal, Novembrianti Olivia Tubagus, Roy Ronald Pangkey, Safrizal Walahe, Verlina Hana Paputungan, Wenni Harri Raimond Sariowan, Yanto Manyira, Yohannes Y Pulukadang, Yulia Vera Momuat, Yulianus A Candra K Sinauru. Arya Senatama. Maya Rieske Jequaline Rumambi.

Reporter: Iip Mamonto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here