379 Pelamar CPNS Ikut SKB

379 Pelamar CPNS Ikut SKB Kotamobagu
Sahaya Mokoginta

ZONA KOTAMOBAGU — Tim seleksi CPNSD mengumumkan hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) pada rekrutmen CPNS tahun ini. Pengumuman nomor 34/813/Timsel-CPNSD/XII/2018 yang ditandatangani Ketua Timsel CPNSD Adnan Massinae, merupakan tindaklanjut dari surat Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) selaku Ketua Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) nomor: K26-30/D7074/XII/18.01 tanggal 1 Desember perihal penyampaian hasil SKD.

Dalam pengumuman itu, tertuang hasil seleksi SKD sekaligus 379 nama peserta yang berhak mengikuti SKB yang dibagi dalam dua kelompok, yakni kelompok 1 yang memenuhi nilai ambang batas SKD berdasarkan PermenPAN-RB nomor 37 Tahun 2018, serta kelompok 2 yang memenuhi nilai kumulatif SKD berdasarkan PermenPAN-RB nomor 61 tahun 2018.

“Khusus pelamar tenaga guru yang dinyatakan lulus SKD harus memasukan  kelengkapan berkas ke BKPP mulai tanggal 4 sampai 7 Desember,” kata Sekretaris Timsel CPNSD, Sahaya Mokoginta.

Ia mengungkapkan, tempat pelaksanaan SKB digelar di Kantor Regional XI Manado dengan menggunakan sistem Computer Assistad Test (CAT). “Untuk waktu pelaksanaannya kita masih menunggu dari BKN. Begitu juga dengan teknis pelaksanaannya,” ungkapnya.

Disisi lain, ia mengimbau semua peserta  SKB diminta untuk memperhatikan berbagai ketentuan, seperti hadir di tempat pelaksanaan 60 menit sebelum ujian dimulai, membawa KTP, kartu keluarga, ijazah dan transkrip nilai serta kartu ujian asli. “Semua ketentuan dan persyaratan ini harus diperhatikan, karena jika terlambat atau tidak membawa apa yang dipersyaratkan maka tidak diperkenankan mengikuti ujian dan dinyatakan gugur. Jadi semua ketentuan harus dipatuhi dan persyaratannya dipenuhi,” imbaunya.

Selain itu, ia juga mendorong semua peserta SKB untuk lebih giat belajar, baik peserta yang mencapai nilai passing grade atau melalui perankingan. “Tidak ada jaminan kelulusan. Kuncinya hanya belajar, berdoa dan berusaha. Kelulusan adalah prestasi dari peserta itu sendiri. Jika ada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan motif apapun, jangan percaya karena itu adalah penipuan,” tambahnya. (ads/trz)

Leave a Response