6.452 Warga Kurang Mampu Terima Bantuan Sosial Tunai

0
90
6.452 Warga Kurang Mampu Terima Bantuan Sosial Tunai Headline Kotamobagu
Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan memberikan Bantuan Sosial Tunai secara simbolis kepada warga penerima.

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Kantor Pos Kotamobagu Launching penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi keluarga kurang mampu yang terdampak Covid-19. Penyaluran BST diserahkan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Nayodo Koerniawan, yang dilaksanakan di Kantor Pos Kotamobagu, Rabu (13/5) pagi.

Wakil Wali Kota mengatakan, hingga saat ini Pemerintah terus melakukan perbaikan data warga penerima bantuan sosial. “Semua data penerima bantuan baik PKH, BPNT dan lainnya dalam tahap perbaikan. Saat ini jumlah orang miskin di Kotamobagu 5,6 persen lebih rendah dari Sulut. Tapi yang terdatakan 15 persen, inilah yang dimaksud pembetulan data,” jelas Nayodo.

“Soal ada penerima ganda, yang paling penting tersalur, yang susahnya pada saat ada bantuan ini tiba tiba warga mengumumkan dia juga susah. Padahal secara ekonomi dia masih mampu. Tapi yakin Pemerintah tetap melakukan pembetulan data,” terangnya.

Kepala Dinas Sosial, Sarida Mokoginta menjelaskan, sesuai data yang diterima pihaknya dari Kementerian Sosial (Kemensos), Kotamobagu mendapat BST sebanyak 6.452 penerima dengan besaran bantuan Rp600.000 setiap penerima, dan akan berlangsung selama tiga bulan. “Untuk tahap tiga kita masih menunggu data bayar dari Kementerian Sosial. Setiap penerima mendapatkan Rp600.000 selama tiga bulan sejak bulan April. Penyaluran hari ini khusus untuk Kelurahan Gogagoman dan Kelurahan Molinow,” ungkap Sarida kepada wartawan.

Terpisah, Kepala Kantor Pos Kotamobagu Abdul Hafid menjelaskan, penyaluran BST hari ini periode pertama tahap satu untuk bulan April. “Metode penyaluran dari Kantor Pos ada tiga metode, ada yang datang ke kantor pos langsung, ada di komunitas dan ada yang kami antarkan langsung ke penerima. Yang kami antarkan itu apabila masyarakat tidak sempat datang mungkin dia sakit, kami yang berkewajiban untuk mendatanginya. Rencana penyalurannya enam hari. Jadi, masyarakat tidak datang hari ini besok masi bisa,” pungkasnya. (guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here