6000 Stok Elpiji Masuk Kotamobagu, Rumoroy Warning Pangkalan Soal Harga HET

0
236
6000 Stok Elpiji Masuk Kotamobagu, Rumoroy Warning Pangkalan Soal Harga HET Kotamobagu
Tampak salah satu pangkalan Elpiji di Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Kelangkaan gas elpiji berukuran 3 Kg mulai terjadi sejak pekan lalu di wilayah Kota Kotamobagu, berdampak naiknya harga gas tersebut hingga mencapai Rp 30 ribu per tabung.

Salah satu warga Kota Kotamobagu, Haris Simbala, saat bersua dengan zonabmr.com, Senin (28/12) pagi tadi mengatakan, kenaikan harga gas elpiji tersebut sudah terjadi sejak sepekan lalu. Selain masalah tingginya harga, juga terjadi kelangkaan. Bahkan di pengecer tidak ada yang menjual bahan bakar gas tersebut.

Banyak warga yang mengeluh akibat mahal dan langkanya gas elpiji 3 Kg, “Untuk membeli gas elpiji 3 Kg saja susah, padahal sudah menjadi kebutuhan pokok,” ujar Haris.

Kepala Bagian Ekonomi Pemerintah Kota Kotamobagu, Ham Rumoroy saat dikonfirmasi mengatakan, memang pada tanggal 23 sampai dengan 24 Desember tabung elpiji ukuran 3 kg tidak ada yang masuk dari Pertamina pengisian gas sehinga mengalami kelangkaan.

Meski begitu, ia mengatakan bahwa saat ini sudah ada stok elpiji yang masuk, “Untuk saat ini tabung ukuran 3 Kg kembali normal. Hari ini sudah 6000 tabung yang masuk di wilayah Kotamobagu. Dengan jumlah tersebut, itu sudah posisi normal,” kata Rumoroy.

Lanjutnya, sejak hari ini seluruh pangkalan yang ada di wilayah Kotamobagu sudah terpenuhi stok elpiji ukuran 3 Kg, bahkan nantinya ada penambahan stok lagi. “Diharapkan kepada seluruh pemilik pangkalan elpiji untuk tidak menaikan harga HET (Harga eceran tertinggi) pangkalan yang sudah ditetapkan. Kalau ada yang ditemukan pangkalan yang nakal kami akan menutup pangkalan itu,” tegas Rumoroy.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here