Abdi Karya Terpaksa Pindah Tempat Jika Perda Bangunan Gedung Disahkan

0
247
Abdi Karya Terpaksa Pindah Tempat Jika Perda Bangunan Gedung Disahkan Headline Kotamobagu
Pemilik Sawalayan Abdi karya, Ko Acen

ZONA KOTAMOBAGU – Pengusaha swalayan di Kotamobagu bakal terkena imbas ketentuan penyediaan lahan parkir serta jarak minimal gedung dari badan jalan. Hal itu sebagaimana tertuang dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Bangunan Gedung yang telah memasuki tahapan sosialisasi Badan Legislasi DPRD untuk diparipurnakan menjadi Peraturan Daerah.

Ko’ Acen, salah satu pengusaha swalayan terbesar di Kotamobagu, mengakui jika kemungkinan besar swalayan Abdi Karya miliknya akan terkena imbas Ranperda tersebut, “Jika telah menjadi peraturan Pemerintah, saya siap dengan konsekuensinya,” ungkap Ko’ Acen saat diwawancarai usai kegiatan sosialisasi Ranperda Bagunan Gedung, yang digelar DPRD Kotamobagu di Aula Kantor Walikota, Sabtu (14/11).

Dijelaskannya, swalayan miliknya sudah tidak memungkinkan untuk dibuatkan parkiran bawah tanah, “Jadi solusinya, saya akan mencari lahan baru untuk dibangun swalayan,” akunya.

Meski demikian, ia menolak jika swalayannya dicap sebagai biang macet. Karena menurutnya, Abdi Karya sudah berdiri sejak bertahun-tahun lamanya.

“Tidak mungkin saya mengusir pengunjung dan bentor yang berada di depan swalayan. Lagipula yang dikategorikan macet itu 30 menit, kalau hanya 5-10 menit itu kan tak bisa dikatakan macet,” pungkasnya.

Reporter: Iswahyudi Masloman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here