Alasan Mahal, SPBU Tutuyan Enggan Bayar Pajak

0
319
Alasan Mahal, SPBU Tutuyan Enggan Bayar Pajak Boltim
SPBU Tutuyan

ZONA BOLTIM – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) satu-satunya yang ada di Bolmong Timur (Boltim) hingga 2014 ini belum juga membayar pajak. Hal tersebut diungkapkan Kepala Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu (KPPT) Drs Hi Imran Makadomo. Katanya, meski pihak KPPT sudah menegur manajeman SPBU baik secara lisan maupun tulisan, namun hal itu tak diindahkan.

“Alasan mereka terlalu mahal. Padahal, sudah sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam Perda. Seharusnya pemilik SPBU yang diketahui adalah pejabat harus memberi contoh yang baik kepada masyarakat, dalam hal membayar pajak,” ujar Imran, kepada sejumlah wartawan, kemarin.

Jika alasan terlalu tinggi retribusi pajak yang dikenakkan, baiknya pihak SPBU yang diketahui milik oknum pejabat Minahasa Tenggara (Mitra) itu, datang langsung ke kantornya untuk membicarakan hal tersebut. “Silahkan datang ke sini (kantor KPPT), jika perlu hitung sendiri berapa banyak pajak yang harus dibayarkan setiap tahun. Kita disini terbuka untuk siapa saja,” beber Imran.

Sementara itu, pihak SPBU saat dikonfirmasi melalui pengawasnya Arianto Paputungan mengakui bahwa SPBU tersebut menunggak pajak lebih dari satu tahun, karena biaya yang dimintakan Pemda terlalu mahal. “Kita sudah negoisasi dengan Pemda, tetapi tidak ada jalan keluarnya,” tutur Paputungan.

Lanjutnya, jika Pemda mengambil sikap tegas dengan mencabut ijin SPBU tersebut, maka pihaknya hanya bisa pasrah saja. “Kalau memang dinilai kita sudah menyalahi aturan, silahkan tutup saja,” katanya.

Terpisah, ketua LSM Padior, Yan Momongan mengungkapkan, seharusnya Pemda segera mengambil tindakan tegas terhadap SPBU tersebut, jangan hanya selalu memberi ancaman saja, tetapi tidak ada buktinya. “Alangkah baiknya SPBU itu ditutup saja. Enak benar mereka, hanya datang membuka usaha disini, sementara aturan-aturan tidak diindahkan. Atau jangan-jangan Pemda sudah main mata dengan SPBU. Jadi kita akan tunggu, apakah Pemda berani mencabut ijin SPBU tersebut,” imbuh Yan.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here