Anggaran Masih Abu-abu, MotoGP Indonesia 2017 Terancam Batal

MotoGP-04o6996i

ZONA OLAHRAGA – Rencana gelaran MotoGP Indonesia 2017 kembali terancam batal karena ketidakpastian anggaran. Dilansir dari detik.com hingga kini, pemerintah masih dipusingkan dengan biaya besar untuk menopang ajang tersebut. Pasalnya, dibutuhkan total uang sebesar Rp500 miliar untuk menyelenggarakan tiga kali GP Indonesia yaitu pada 2017 hingga 2019.

Hitung-hitungan gelaran MotoGP memang bukan perkara mudah. Untuk biaya renovasi Sirkuit Sentul saja, pemerintah harus mempertimbangkan dana sebesar Rp150 miliar. Belum ditambah dengan biaya gelaran MotoGP Indonesia selama tiga tahun yang mencapai Rp352,9 miliar. Saat ini, sejak Indonesia ditetapkan sebagai calon tuan rumah MotoGP 2017, pemerintah baru memiliki anggaran sebesar Rp5 miliar untuk tanda jadi.

Disampaikan oleh Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, saat ini pemerintah tidak berniat membatalkan MotoGP 2017 hingga 2019 di Indonesia. Hanya saja, pemerintah sedang menilik kembali bagaimana model penganggaran ajang tersebut.

“Tidak ada keputusan membatalkan (MotoGP Indonesia) tetapi ditinjau kembali. Masalahnya adalah bisnis model penganggaran belum ditemukan celahnya. Kalau pakai APBN murni tidak bisa dipakai untuk swasta atau komersial.”

Pemerintah tidak mungkin menggunakan APBN untuk menopang biaya MotoGP Indonesia. Pasalnya, pemanfaatan APBN untuk swasta murni, harus dilakuan untuk kegiatan non komersial. Sementara MotoGP jelas komersial. Oleh karenanya, saat ini pemerintah tengah menggodok model bisnis yang pas untuk hal tersebut.

Di sisi lain, pemerintah dipastikan juga harus berpacu dengan waktu. Pasalnya, Keppres tentang penyelenggaraan MotoGP tidak akan turun jika anggaran ini belum beres. Padahal, Dorna membutuhkan Keppres tersebut sebelum 30 Januari 2016 untuk tanda tangan kontrak MotoGP Indonesia.

“Kami belum ada bendera putih. Intinya kami masih mencoba cari peraturannya karena Keppres MotoGP tidak akan keluar jika bisnis modelnya tidak terselesaikan,” tutur Gatot.

You might also like

Miransyah Korompot, Atlet Taekwondo Termuda Peraih Medali Perak

ZONA KOTAMOBAGU – Meski usia terbilang masih balita, putra kelahiran Kotamobagu 15 April 2011 ini sudah tercatat sebagai atlet Taekwondo berprestasi. Adalah Muhammad Miransyah Korompot, peraih medali perak dalam Kejuaraan Daerah

Langgar Aturan FIFA, Real Madrid dan Atletico Madrid Dihukum Larangan Transfer Selama Dua Periode

ZONA OLAHRAGA – Real Madrid dan Atletico Madrid dihukum larangan transfer dua periode oleh FIFA. Sanksi ini diberikan karena duo Madrid terbukti melanggar aturan FIFA tentang transfer internasional dan registrasi

Stadion Gelora Ambang Bakal Diubah Menjadi Stadion Megah

Zona Kotamobagu – Kabar gembira setelah Stadion Gelora Ambang (SGA) yang belum lama ini dihibahkan pemerinah kabupaten (Pemkab) Bolmong ke Pemkot Kotamobagu, saat ini tengah direncanakan untuk diubah menjadi Gelanggang

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply