APBD Perubahan, PAD Pemkot Naik 37,78 Persen

0
224

APBD Perubahan, PAD Pemkot Naik 37,78 Persen Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) diasumsikan sebesar Rp42,2 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 37,78 persen dari angka semula yakni Rp30,6 miliar.

Hal tersebut sebagaimana diutarakan Wali Kota Tatong Bara, dalam penyampaian draf Kebijakan Umum Anggaran Prirotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) perubahan APBD, dalam sidang paripurna DPRD Kota Kotamobagu, Kamis (18/8).

Menurut Tatong, asumsi kenaikan PAD dipengaruhi kebijakan Pemerintah Provinsi Sulut yang menetapkan Rumah Sakit Umum (RSU) Kotamobagu yang berlokasi di Kelurahan Pobundayan, sebagai rumah sakit rujukan regional.

“Itu sangat mempengaruhi tingkat kunjungan pasien, baik peserta BPJS maupun non BPJS. Dan secara tidak langsung ikut mendongkrak pendapatan daerah kita,” sebut Tatong.

Tatong menerangkan, kenaikan PAD dampak dari peningkatan status RSU Kotamobagu sebagai rujukan regional, terlihat sejak pertengahan tahun ini.

“Di sektor retribusi jasa umum misalnya, realisasinya melebihi 200 persen atau sekira Rp1,090 miliar dari target 500 juta. Untuk jasa klaim BPJS juga mengalami kenaikan yang signifikan, target hanya sebesar 2 miliar dan terealisasi hingga Maret sebesar 3,02 miliar,” terang Tatong.

Tatong mengungkapkan, pihaknya akan terus memaksimalkan sektor-sektor yang berpotensi menambah pundi-pundi pendapatan daerah. “Seusai paripurna ini, secara informal saya menyampaikan kepada pak Ishak Sugeha (Ketua Fraksi Demokrat) untuk mendorong lahirnya Perda-perda yang mendukung Pemkot mewujudkan target PAD,” ujar Tatong.

Seperti diketahui, dalam KUA-PPAS perubahan APBD, tertuang total belanja daerah sebesar Rp769,8 miliar. Angka tersebut naik 12,22 persen dari semula Rp685,9 miliar.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here