Assagaf Khawatir Bencana Sosial di Kalangan Pelajar

0
430
Assagaf Khawatir Bencana Sosial di Kalangan Pelajar Boltim
Sekda Boltim Ir Hi Muhammad Assagaf

ZONA BOLTIM – Pengenalan masalah bencana alam diruang lingkup pendidikan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) itu sangat penting. Apalagi dikalangan pelajar, diharuskan mengetahui apa dan mengapa bencana tersebut bisa ada. Terutama bencana sosial, ini yang menjadi pembahasan menarik untuk kalangan generasi muda sebagai generasi penerus bangsa dan daerah.

Hai ini disampaikan Sekertaris daerah (Sekda) Kabupaten Boltim, Ir Muhammad Assagaf, dalam sambutannya pada sosialisasi pengenalan bencana alam di kalangan pendidikan yang digelar BPBD, bertempat di Aula gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Tutuyan Kamis (2/10) siang tadi.

“Yang saya khawatirkan sekarang ini adalah bencana sosial, bukan bencana alam. mengapa? Karena sekarang ini banyak para remaja anak sekolahan yang mulai terpengaruh dengan budaya barat dan ini bisa terlihat dari cara berpakaian mereka yang memakai pakaian yang terkesan setengah ‘telanjang,” ungkap Assagaf

Terkait itu, dari data laporan masuk hingga Oktober 2014 ini, Assagaf menilai untuk Boltim belum ada dampak bencana alam yang serius, namun juga tetap berharap mudah-mudahan hal itu tidak akan terjadi. “Jadi BPBD ini dibentuk untuk penanggulangan bencana, baik sebelum bencana maupun setelah terjadi bencana. Setiap kali ada bencana, Pemerintah daerah (Pemda) selalu siap dengan menurunkan tim seperti Tagana, relawan bencana, serta Rescue,” katanya.

Selain itu, koordinasi dalam kegiatan penanggulangan bencana juga sangat penting, karena selain untuk menjaga jangan sampai terjadi miskomunikasi dalam melakukan pendistribusian bantuan, juga dalam menjalankan tugas tanggung jawab di lapangan bisa terpantau dan berjalan dengan baik.

“Koordinasi itu dalam penyebutannya sangat mudah. Namun kebanyakan dalam pelakasanaannya itu yang susah karena saat dilokasi bencana, terkadang kita harus disesuaikan dengan kondisi lapangan sehingga harus ada yang diprioritaskan diluar rencana sebelumnya,” ujar Assagaf

Sementara itu Kepala BPBD Boltim, Julius Pelealu melalui moderator BPBD, Hasman Bahan Subuh, menguraikan, sesuai Undang-Undang (UU) 24 tahun 2009 tentang penanggulangan bencana, bencana alam dan sosial pada dasarnya seperti, letusan gunung merapi, gempa bumi, tsunami, banjir bandang serta pergeseran tanah. “Untuk bencana sosial itu juga seperti, wabah penyakit, tawuran antar kampung (Tarkam), tawuran antara siswa sekolah serta gagal panen akibat bahan kimia,” ungkap Hasman.

Acara tersebut dihadiri BPBD Boltim dan BPBD Provisi Sulut serta ratusan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) se-Kabupaten Bolaang Mogondow Timur (Boltim).

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here