Awal Tahun, 12 Warga Terserang DBD

Awal Tahun, 12 Warga Terserang DBD Kotamobagu
Devi Lala

ZONA KOTAMOBAGU – Musim hujan yang terjadi akhir-akhir ini menjadi tanda awas bagi masyarakat. Pasalnya, di saat seperti ini sangat rawan dengan penyebaran berbagai jenis penyakit. Salah satunya adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan, serta rutin membersihkan tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), Devie Lala, mengatakan kebersihan lingkungan merupakan tindakan awal pencegahan penyebaran nyamuk aedes aegypti. “Kebersihan adalah hal paling utama. Kemudian jangan sampai ada genangan air di sekitar rumah kita, karena itu menjadi tempat perkembanganbiakan nyamuk. Jika lingkungan kita bersih, maka akan terhindar dari berbagai jenis penyakit,” katanya.

Ia mengungkapkan, di awal tahun ini sudah ada 12 kasus yang terjadi dan tersebar di sejumlah desa dan kelurahan. “Berdasarkan laporan dari tiap Puskesmas sudah ada 12 kasus pada bulan ini, dan penderitanya adalah anak-anak dan orang dewasa,” ungkapnya.

Pemberantasan sarang nyamuk harus dilakukan agar nyamuk yang membawa virus DBD tak dapat berkembang biak dan keluarga kita terlindung dari DBD. “Cuaca seperti saat ini sangat rentan dengan berbagai penyakit, termasuk DBD. Nyamuk yang membawa virus penyakit itu bisa dengan mudah berkembang biak di mana saja, termasuk di selokan. Pemberantasan sarang nyamuk cukup dengan 3 M Plus (menguras, menutup, menimbun) plus memakai hand body anti nyamuk,” ungkapnya.

Ia mengaku, pihaknya siap menindaklanjuti jika ada laporan masyarakat soal kasus DBD. Namun sebelum turun melakukan tindakan di lapangan, terlebih dahulu harus ada hasil laboratorium atau hasil pemeriksaan dokter yang menyatakan bahwa itu adalah DBD. “Kita akan identifikasi juga. Jika tidak ada jentik kemudian ada yang terserang DBD, maka bisa saja pasien tersebut terjangkit di tempat lain. Tapi kalau hasil identifikasi ternyata di wilayah itu terdapat banyak jentik, maka kita akan melakukan fogging di wilayah sekitar,” ujarnya. (ads/trz)

Leave a Response