Awasi Penyaluran Raskin, Kejari Teken MoU dengan Bulog

0
243

Awasi Penyaluran Raskin, Kejari Teken MoU dengan Bulog Hukum

ZONA KOTAMOBAGU – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu menseriusi pengawasan penyaluran beras miskin (raskin) bagi masyarakat kurang mampu. Hal itu menjadi tanda awas bagi sangadi (kepala desa) dan lurah sebagai penanggung jawab penyaluran bantuan tersebut. Pasalnya, jika ditemukan ada penyelewengan, maka yang bersangkutan siap-siap berurusan dengan pihak berwajib.

Keseriusan Kejari Kotamobagu itu disusul dengan ditandatanganinya MoU atau Memorandum of Understanding (Nota Kesepahaman) dengan Perum Bulog Sub Divre Bolmong, terkait pengawasan penyaluran raskin.

Sebagai institusi hukum yang bermitra dengan pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Kejari akan terus mengawasi proses kegiatan pembangunan maupun kebijakan lain yang dilakukan mitra kerja.

“Jika ada indikasi ataupun tindakan penyelewengan yang bisa merugikan negara, sudah pasti akan kami tindak lanjuti. Ini disebut nonlitigasi atau pemberian kuasa dalam penyelesaian masalah di luar pengadilan,” kata Daspil, Jumat (19/08).

Dasplin menegaskan, pihaknya tidak akan main-main soal tindakan penyelewengan yang bisa menimbulkan kerugian negara, termasuk soal raskin yang diniatkan pemerintah untuk masyarakat miskin.

“Pembayaran raskin dilakukan langsung si penerima kepada sangadi dan lurah atau perangkat lain yang dipercayakan. Kami akan awasi itu, jika uangnya tidak disetorkan ke pihak Bulog maka pasti akan berurusan dengan kami,” tuturnya.

Tak hanya para sangadi dan lurah, gerak-gerik pihak Bulog sebagai pendistribusi raskin di wilayah Bolmong Raya juga menjadi fokus Kejari, “Penyaluran raskin sangat rawan dengan kongkalikong. Kalau didapati ada petugas Bulog yang sengaja bermain api, pasti kami sikat,” pungkas Dasplin.

Kepala Bulog Sub Divre Bolmong, Bangsawan Muddin, mengungkapkan jalinan kerja sama antara pihaknya dengan Kejari Kotamobagu merupakan sebuah upaya pencegahan terhadap penyelewengan raskin.

“Ini akan sangat membantu kami dalam penyelesaian masalah yang ditemui di lapangan. Masalah yang sering dihadapi adalah tunggakan pembayaran,” ungkapnya.

Wali Kota Tatong Bara, melalui Kepala Bagian Humas Aldjufri Ngandu, menuturkan kerja sama pihak Bulog dan Kejari Kotamobagu patut diparesiasi. Pemerintah Kota, katanya, sangat terbantukan terutama dalam melakukan pengawasan penyaluran raskin.

“Masyarakat juga harus ikut mengawasi setiap penyaluran raskin di masing-masing desa dan kelurahan. Kalau ada yang mencurigakan, silakan laporkan. Ini perlu dilakukan agar beras yang diperuntukan bagi masyarakat miskin bisa tepat sasaran,” harapnya.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here