Bandar Sabu Dibekuk

0
594

Bandar Sabu Dibekuk Hukum

ZONA HUKUM – JAKARTA, Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap sindikat narkoba internasional yang mengedarkan narkoba jenis sabu. Dari tangan tiga orang tersangka petugas menyita 8,9 kg sabu yang siap dipasarkan di Indonesia.

Para tersangka yang diringkus ialah dua Warga Negara (WN) Hong Kong LHF alias Lee, 47, CC alias Chan, 44, serta seorang WNI Ramadan. Kepala Bagian Humas BNN Sumirat menjelaskan, tertangkap tiga tersangka ini merupakan informasi dari masyarakat terkait peredaran sabu. Penyelidikan pun dilakukan hingga akhirnya petugas mengerucut pada satu nama yakni Lee.

Selanjutnya, pengintaian ekstra dilakukan oleh petugas terhadap Lee. Hasilnya tak sia-sia, beberapa hari lalu Lee diketahui berada di salah satu restoran cepat saji di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, untuk melakukan transaksi narkoba.”Lee dibekuk ketika bertransaksi dengan Ramadan barang bukti yang kita sita sebanyak 954,9 gram,” jelasnya.

Sumirat mengungkapkan, tak puas dengan penangkapan keduanya, pengembangan dilakukan dan petugas mendapatkan nama Chan yang meningap di salah satu hotel di Mangga Dua, Jakarta Barat. Tak menunggu lama, penggerebekan pun dilakukan, tanpa perlawanan Chan diringkus. Di kamar hotel yang ditempati tersangka ini petugas kembali menyita barang bukti narkoba.

“Total barang bukti yang kita sita sebanyak 8,9 kg. Pengakuan kedua tersangka sudah ada 20 kg sabu yang telah diedarkan,” ungkapnya. Menurut Sumirat, Lee berperan sebagai kurir dan pengedar, dia datang dari Hong Kong pada pertengahan April lalu. Sesampainya di Jakarta, Lee mengantarkan barang haram sesuai dengan perintah Chan yang bertugas sebagai pengawas dalam sindikat internasional ini.

Lee dan Chan masuk ke Indonesia menggunakan visa turis, saat ini penyidik masih terus mengembangkan kasus tersebut.”Kita kesulitan menggali informasi dari Lee, karena dia tak bisa berbahasa Indonesia dan Inggris. Lee pun diketahui menderita penyakit stroke,” tukasnya.

Di bagian lain, Polres Jakarta Pusat menangkap FK, 27, kurir narkoba beromzet ratusan juta kemarin. Bersamanya diamankan barang bukti berupa daun ganja siap edar seberat 2 kilogram.
Kasat Narkoba Polres Jakarta Pusat AKBP Robert Sitinjak mengatakan, penangkapan terhadap FK berawal dari adanya informasi masyarakat yang mengetahui penjual ganja dalam partai besar.

Mengetahui hal itu petugas mendapat nomor telepon pengendali narkoba yang masih mendekam di salah satu lembaga pemasyarakatan. Dari transaksi tersebut, disepakati pengambilan barang dilakukan di kawasan Cikarang. Sitinjak menuturkan, FK sempat berupaya mengecoh petugas saat berpura-pura transaksi. Namun akhirnya tersangka menunjukan tempat penyimpan ganja tersebut. “Dalam satu minggu, FK bisa menjual 20 kg ganja. Kita masih mengembangkan kasus ini,” tuturnya.

Sementara itu FK kepada petugas mengaku sudah menjalankan aksinya selama tiga bulan, sebelum berprofesi sebagai kurir dia menjadi kuli bangunan di Cikarang. Karena banyak waktu senggang, dia berkenalan dengan seorang wanita yang mengatur pengiriman narkoba. Dalam setiap kali antar FK mendapat upah Rp100.000.”Penghasilan sebagai kuli tidak cukup, makanya saya jadi kurir narkoba,” akunya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here