Tiga Ruang Kelas SDN Sauk Memprihatinkan

Aktivitas belajar mengajar siswa Kelas III SDN Sauk,Rabu (17/1).

ZONA BOLMONG — Bangunan Ruang Kegiatan Belajar (RKB) Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sauk, Kecamatan Lolak, memprihatinkan. Atap dan plafon bocor menghiasi ruang kelas I, II dan III di sekolah yang dibangun pada Tahun 1984 itu. Namun demikian, guru dan siswa masih tetap beraktivitas di ruangan tersebut lantaran tak ada pilihan lain untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar setiap hari.

“Kalau hujan turun, air masuk melalui atap yang bocor, dan terpaksa meja dan bangku siswa digeser ke tempat yang aman (tidak bocor). Kemudian kalau hujan deras turun, pasti ada genangan air di dalam kelas,” kata salah satu guru di sekolah tersebut, Rabu (17/1).

Ia mengungkapkan, sempat ada kejadian sejumlah siswa nyaris menjadi korban plafon dan atap ruang kelas tersebut. “Pernah ada kejadian tripleks jatuh disaat kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung. Untuk saja hanya jatuh di meja dan tidak mengenai siswa,” ungkapnya.

Ia berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui instansi terkait dapat memperhatikan dengan mengalokasikan anggaran untuk rehabilitasi bangunan tersebut. “Kami harap ada perhatian dari pemerintah,” harapnya. (trz)

You might also like

Pemkab Bolmong Siap Hibahkan Lahan Pembanguna Makorem

ZONA BOLMONG – Pemerintah Kabupaten bersama DPRD Bolaang Mongondow (Bolmong) menyatakan mendukung penuh rencana pembangunan Markas Komando Resort Militer (Makorem) di Desa Mongkoinit Kecamatan Lolak. Dukungan tersebut dinyatakan dengan siap

Badan Narkotika Lakukan Tes Urin Pejabat Bolmong

ZONA BOLMONG – Badan Narkotika (BNK) Bolmong, melakukan tes urin para pejabat eselon II, III, dan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmong, Senin (20/9). Tes urin ini dilakukan selama

Disdukcapil Ditantang Pecahkan Rekor MURI Melalui Program “Kaweng Masal”

ZONA BOLMONG – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) bertekad untuk mengincar rekor MURI (museum Rekor indonesia), dengan menikahkan 2000 pasangan secara masal. Begitu dikatakan

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply