Bawa Samurai di Taman Kota, Stenli Dijerat UU Darurat

0
494
Bawa Samurai di Taman Kota, Stenli Dijerat UU Darurat Hukum
Tampak terdakwa saat digiring kembali ke tahanan usai persidangan

ZONA HUKRIM – Jangan sembarang membawa senjata tajam (Sajam), apalagi di tempat umum. Pasalnya, seorang warga Keluarahan Upai, Kecamatan Kotamobagu Utara, Stenli Riski Panditan (30), yang kedapatan membawa sajam tanpa izin akhirnya berurusan dengan hukum dalam sidang di Pengadilan Negeri Kotamobagu, Kamis (29/1).

Sidang yang digelar pukul 11.00 Wita tersebut mengagendakan sidang tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Bambang Heru Ariyanto. Dalam tuntutan nomor Reg,PERKAR PD-84/KBGU/Euh 2/12/2014, jaksa Bambang menjatuhkan tuntutan 6 bulan pernjara terhadap terdakwa.

Menurut Jaksa Bambang, terdakwa Stenli bersalah melakukan tindak pidana tanpa izin membawa senjata tajam sebagaimana diatur dalam pasal 2 ayat (1) UU Darurat no 12/1951 Ln No 78/1951.

Usai mendengarkan tuntutan jaksa, terdakwa tampak kebingungan saat majelis hakim yang diketuai BM Cintia Buana menanyakan kesiapannya untuk melakukan pembelaan. Terdakwa pun kemudian mengajukan pembelaannya secara lisan.

“Mohon minta keringanan hukuman,” singkat terdakwa Stenli di hadapan majelis hakim.

Sidang pun kemudian ditunda dengan mengagendakan sidang putusan pada Kamis (05/2) pekan depan.

Sebelumnya, dikatakan dalam dakwaan jaksa, perbuatan terdakwa dilakukan pada Jumat (31/10/2014) sekitar pukul 01.00 Wita. Saat itu terdakwa membawa sajam jenis samurai menuju pusat kota tepatnya di Lapangan Kotamobagu. Di tempat tersebut terdakwa bertemu teman-temannya kemudian lanjut pindah tempat menggelar pesta miras di Taman Kota.

Di saat bersamaan, polisi yang tengah bertugas menindaklanjuti informasi adanya keributan dan penikaman di Taman Kota, melihat terdakwa bersama teman-temannya tengah berpesta miras. Saat dilakukan pemeriksaan diketahui terdakwa membawa sajam, akhirnya malam itu juga terdakwa langsung diamankan.

Peliput: Zulkifli

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here