Begini Penjelasan Kabid PMD Soal Penyaluran Dandes Tahun ini

0
45
Begini Penjelasan Kabid PMD Soal Penyaluran Dandes Tahun ini Headline Kotamobagu
Perbandingan Dandes Tahun 2019 dan 2020 yang diterima tiap desa di Kota Kotamobagu.

ZONA KOTAMOBAGU – Penyaluran Dana Desa (Dandes) tahun 2020 berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini diutarakan Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Rum Mokoagow.

Menurutnya, penyaluran Dandes tahun ini mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 205 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Dana Desa. Dalam PMK tersebut, tertuang tahapan dan penyaluran Dandes. “Kalau sebelumnya, penyaluran Dana Desa itu 20, 40 dan 40 (20 persen tahap I, 40 persen tahap II dan 40 persen tahap III). Untuk tahun ini sudah berubah, tahap I 40 persen, tahap II 40 persen dan tahap III 20 persen. Itu dimaksudkan agar pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran bisa maksimal sebelum akhir tahun anggaran,” katanya.

Dijelaskannya, dalam Pasal 23 PMK 205 Tahun 2019, tahapan dan persyaratan pencairannya dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) ke Rekening Kas Desa (RKD) melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD). Selanjutnya, Dandes yang disalurkan melalui pemotongan setiap daerah kabupaten/kota yang dilakukan berdasarkan surat kuasa pemindahbukuan dari kepala daerah.

“Untuk persyaratannya, pencairan tahap I adalah Perwako mengenai tata cara pembagian dan penetapan rincian dana desa, Perdes APBDes dan Surat Kuasa Pemindahbukuan. Untuk tahap II, syaratnya laporan realisasi penyerapan dan capaian dana desa tahun anggaran sebelumnya, serta laporan realisasi penyerapan capaian tahap I 50 persen dan rata-rata capaian pengeluaran 35 persen. Kemudian untuk tahap III, syaratnya adalah laporan realisasi penyerapan tahap II minimal 90 persen dan capaian pengeluaran minimal 75 persen, serta laporan konvergensi pencegahan stunting tingkat desa tahun sebelumnya,” jelasnya.

Ditambahkannya, saat ini ditingkat desa sedang berlangsung penyusunan Rancangan Peraturan Desa (Ranperdes) tentang APBDes. “Mudah-mudahan secepatnya sudah rampung. Target kita minggu ketiga bulan ini sudah ada yang dievaluasi dan langsung ditetapkan,” tambahnya.

Dandes yang akan diterima 15 desa tahun ini sebesar Rp22.524.214.000. Desa Kobo Kecil menjadi desa penerima Dandes terbesar. Sedangkan yang terkecil adalah yang akan diterima Desa Sia. (gjm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here