Bekerja Tanpa Dana, Kamacab PMI Boltim Curhat di Facebook

0
495

Bekerja Tanpa Dana, Kamacab PMI Boltim Curhat di Facebook Boltim

ZONA BOLTIM – Mengaku sudah setengah tahun bekerja tanpa gaji, Kepala Markas Cabang (Kamacab) Palang Merah Indonesia (PMI) Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Indra Gaib Panambunan, sampai curhat di akun facebook-nya.

“6 bulan bekerja tidak terima gaji… 6 bulan bertahan hidup dengan pinjam kiri pinjam kanan & meminta minta,, 6 bulan kos tempat berteduh & bernaung bersama keluarga belum terbayar,, yg punya somo kase kaluar dari solama blum bayar…,” tulis Indra, Rabu (24/6) lalu.

Tak hanya itu, indra pun mengaku kendala gaji belum diterimanya lantaran dana hibah dari Pemkab Boltim belum terealisasi, “6 bulan Dana Hibah PMI belum terealisasi karna SK Bupati belum tanda tangan,, sementara itu gaji ada moambe disitu…. 6 bulan,,,, ohhhhh 6 bulan yg sungguh sangat sangat merana….,” tambah Indra.

Saat dihubungi melalui sambungan telepon, Indra membenarkan curhatan di akun facebooknya tersebut. “Itu curhatan saya di bulan juni lalu, waktu itu pas enam bulan, tapi ketika ditanyakan sekarang kan sudah Agustus. Bertambah dua bulan, jadi sudah 8 bulan kami belum menerima dana hibah dari Pemkab,” ungkapnya, Jum’at (07/8).

Dia menjelaskan, hingga saat ini dirinya bersama sukarelawan lainnya bekerja tanpa digaji dan tanpa ada dana dari pemerintah. Padahal sebelumnya dirinya sudah memasukkan SK Dana Hibah ke Pemda dan sudah ditandatangani pada awal bulan ini, setelah ditandatangani keluarlah Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

“Untuk SK Dana Hibah sudah ditanda tangan oleh Bupati Sehan Landjar, tinggal satunya lagi yakni NPHD berupa MoU yang belum ditandatangani. Rencana saya akan serahkan ke Bapak Sekretaris Daerah (Sekda) karena dia dewan penasehat PMI Boltim,” terang Indra.

Tahun ini, tambah Indra, dana hibah yang akan diberikan Pemda Boltim kepada PMI Boltim sebesar Rp.300 juta. Berbeda dengan PKK dan Dharma wanita yang mempunyai anggaran lebih besar dari PMI, namun PMI tetap bersyukur dana itu masih ada.

“Soal cukup sebenarnya tidak cukup anggaran untuk setahun, karena kita organisasi sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, namun kita mencoba untuk memenuhi semua kebutuhan sesuai dana yang ada di tahun ini,” pungkasnya.

Reporter: Rahman Igirisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here