Benny Marbun: ‘Bonus’ Listrik Berlaku Untuk Semua Pelanggan

0
220

Benny Marbun: 'Bonus' Listrik Berlaku Untuk Semua Pelanggan Ekonomi

ZONA EKONOMI – Heboh ‘bonus’ listrik dari PT PLN (persero) membuat masyarakat bertanya-tanya. Banyak yang mencoba mengecek saldo pulsa listrik mereka, apakah bertambah atau tetap.

Beberapa pembaca yang berhasil mencoba, membenarkan adanya ‘bonus’ listrik tersebut. Namun, tidak semua pelanggan PLN mendapatkan dana kompensasi yang dimaksud.

Apakah semua pelanggan PLN bisa dapat ‘bonus’ listrik yang dimaksud atau hanya pelanggan dengan daya kecil saja?

“Itu kompensasi untuk semua pelanggan, baik yang kecil maupun besar,” ujar Kepala Divisi Niaga Perusahaan Listrik Negara (PLN), Benny Marbun dilansir dari detikFinance, Rabu (6/1/2016).

Meski demikian, dia menjelaskan, tidak semua pelanggan secara serentak mendapatkan ‘bonus’ listrik tersebut. Yang berhak mendapatkan ‘bonus’ tersebut adalah mereka yang tidak mendapatkan Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) seperti yang dijanjikan PLN.

Misalnya di DKI Jakarta menjanjikan jumlah pemdaman tidak lebih dari 7 kali per bulan. Di rumah A pemadaman 8 kali, sementara di rumah B pemadaman hanya 3 kali.

Maka, yang mendapatkan kompensasi hanya rumah A. Jadi, walaupun bertetangga, belum tentu keduanya sama-sama dapat ‘bonus’ listrik. Jadi, memang tidak semua otomatis pelanggan PLN dapat kompensasi.

“Hanya yang TMP nya jelek saja. Nanti kompensai muncul di struk. Ada ruko, warung, rumah, itu mereka semua bisa dapat kalau ternyata pelayanannya tidak sesuai dengan yang dijanjikan PLN. Ini berlaku untuk seluruh wilayah di Indonesia,” tandasnya.

Sebagai informasi, isu yang beredar adalah masyarakat dihebohkan dengan isu ‘bonus’ listrik bagi pengguna meteran listrik prabayar.

Isi dari kabar heboh tersebut adalah “Untuk pengguna meteran listrik prabayar, bisa dapat bonus listrik, caranya masuk ke http://layanan.pln.co.id/infoprepaid. Lalu masukkan CostumerID atau No.Meteran. Nanti di bagian kwh Non Tunai akan muncul nomor token. Masukin aja ke meteran,” tulis berita heboh tersebut.

Yang benar adalah bukan ‘bonus’ listrik melainkan kompensasi dari PLN, yaitu biaya pengganti atas TMP PLN yang tidak sesuai dengan yang ditetapkan.

Kompensasi diberikan ketika TMP PLN tidak memenuhi ketentuan seperti seringnya pemadaman listrik. Besaran kompensasinya sudah ditetapkan PLN.

Sumber: detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here