Bentrok Imandi-Tambun Lantaran Kasus Penikaman Pekan Lalu

0
728
Bentrok Imandi-Tambun Lantaran Kasus Penikaman Pekan Lalu Hukum
Kasat Reskrim Polres Bolmong, AKP Iver Manossoh SH saat memimpin pengamanan bentrok sore tadi

ZONA HURIM – Kembali terjadi tawuran antar kampung (Tarkam) di wilayah Dumoga, Kabupaten Bolaang Mongondow, Minggu (27/4) sekira pukul 01.30 Wita. Kali ini bentrok pecah antara Desa Tambun dan Desa Imandi hingga mengakibatkan sedikitnya 10 warga kedua desa terluka. Tak hanya itu, seorang anggota Resor Bolmong ikut jadi korban terkena peluru senapan angin.

Aparat kepolisian yang diturunkan berhasil meredam bentrok kedua desa sekira pukul 02.30 Wita. Situasi terkendali dan pihak kemanan terus berjaga di perbatasan.

Namun tawuran susulan kembali terjadi antara kedua desa sekira pukul 15.00 Wita sore tadi, akibatnya jumlah korban bertambah. Bentrok baru bisa dikendalikan setelah pihak kepolisian dipimpin Kasat Reskrim Polres Bolmong dibantu Satuan Brimob Pos Ibolian berhasil memukul mundur massa dua pihak yang bertikai.

Kasat Reskrim Polres Bolmong, AKP Iver Manossoh SH, mengatakan, hingga saat ini tim Rerskrim Polres Bolmong terus berjaga di pos perbatasan kedua desa. “Situasi konflik sore tadi bisa dikendalikan, hingga saat ini tim masih disiagakan di pos perbatasan,” kata Manossoh.

Pemicu terjadi bentrok, kata Manoso, bermula lantaran kasus penikaman yang terjadi enam hari lalu oleh pemuda warga tambun yakni JR alias Jim (22), terhadap RH alias Riz (21) warga Imandi, yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk di bagian punggung kanannya. “Kasus ini sedang dalam penyidikan Polsek Dumoga Timur, di-backup Satuan Reskrim Polres Bolmong. tim masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penikaman yang melarikan diri ke pegunungan Orung dan Mokintop, Kecamatan Dumoga Timur.” jelas Manossoh.

Warga Kedua Desa Yang Terluka Akibat Tawuran Imandi-Tambun

Teriformasi warga Desa Imandi yang terluka saat bentrok dini hari tadi diantaranya, Salimin Mamonto (53) mengalami luka bacok di bahu kiri, sementara korban yang mengalami luka terkena peluru senapan angin yakni Andre Wongkar, ( luka dipunggung kiri), Arfan ( luka lengan kanan) Tungkagi ( luka lengan kanan), Aji Damopolii (luka lengan kiri), dan Tiwow (terkena peluru di dada kiri). para korban dirawat jalan di Puskesmas Imandi.

Sementara warga Desa Tambun yang jadi korban terkena peluru senapan angin yakni Stenly Kairupan (Luka di lengan kanan), Joan Koropit (kena peluru di kepala bagian belakang), Indra iroth (kena peluru di lengan kiri), sementara Fernando Poluan, terkena peluru di tenggorakannya dan harus dirujuk ke RS Kandow Manado.

Menyusul 10 orang korban dari Desa Imandi akibat bentrok susulan yang terjadi sore tadi, kesemuanya korban mengalami luka tembak senapan yakni Randi Langi, Arpan Bonde, Melki Adama, Regen Terok, Dedi Padjama, Hamka Mamonto, Islan Damopolii, Marten Manansang, Upik Damopolii, Sucipto Mokoagow.

Sementara korban dari Desa Tambun yakni Stedi Tumembow terkena peluru senapan angin di mata kiri, Andre Poluan megalami luka di pipi kiri, Fany Suot, luka bahu kanan.(gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here