Bisnis Batu Bata Janjikan Keuntungan Besar

Bisnis Batu Bata Janjikan Keuntungan Besar Ekonomi Kotamobagu

Tempat pengolahan batu bata di Kelurahan Pobundayan.

ZONA KOTAMOBAGU – Menjadi pengrajin batu bata mungkin bukan menjadi pilihan utama warga, terlebih yang di wilayah perkotaan. Namun siapa bilang hasil dari kerajinan membuat salah satu jenis material bangunan itu tak menjanjikan keuntungan besar. Di Kelurahan Pobundayan, Kecamatan Kotamobagu Selatan, ada banyak masyarakat yang menggantung hidup sebagai sebagai pengrajin batu bata.

Harto Yambo (45), salah satu pengrajin, mengakui dirinya sudah bertahun-tahun menekuni usaha batu bata dan menjadikannya sebagai sumber pendatapan utama keluarganya. Dari penjualan batu bata hasil olahannya itu, ia mampu membiayai kebutuhan hidup keluarganya, termasuk menyekolahkan anak-anaknya. “Alhamdulillah, hasilnya lumayan. Biaya hidup sehari-sehari dan juga biaya sekolah dan kuliah anak-anak bisa saya dapatkan dari hasil ini,” sebutnya, saat ditemui di tempat pembuatan batu bata.

Batu bata hasil olahannya itu tak hanya dipasarkan di wilayah Kota Kotamobagu saja, tapi sudah menyasar ke wilayah di Bolmong Raya dan daerah tetangga lainnya. Batu bata itu juga tak hanya sekadar dimanfaatkan untuk bangunan rumah saja, tapi juga untuk proyek bangunan gedung, perkantoran dan lainnya. “Biasanya kalau sudah musim proyek itu banyak yang pesan. Tapi di hari biasanya juga ada, meskipun tidak banyak orderan,” katanya.

Untuk bisa menghasilkan batu bata, ia bersama beberapa orang rekan kerjanya terlbih dahulu mengumpulkan tanah yang sudah bercampur air, kemudian dicetak, dijemur dan dibakar. “Setiap harinya bekerja begini (membuat batu bata) meskipun tidak ada yang pesan. Harganya empat ratus untuk ukuran sembilan, dan enam ratus untuk ukuran dua belas. Dalam sekali produksi biasanya bisa 10 ribu buah,” ungkapnya.

Informasi didapat dari Pemerintah Kelurahan, proses produksi batu bata dilakukan secara kelompok dan juga perorangan. “Ada sekitar 10 kelompok di sini, tapi yang lebih banyak dikelola secara pribadi,” kata Lurah, Apri Djunaidi Paputungan. (ads/gito)

You might also like

Kotamobagu 0 Comments

Massinae: Proses Perceraian PNS Jadi PR BKD

ZONA KOTAMOBAGU – Proses perceraian di kalangan Pegawai Negri Sipil (PNS), menjadi salah satu pekerjaan rumah (PR) Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu. Hal ini sebagaimana yang dikatakan Kepala Badan Kepegawaian Daerah

Kotamobagu 0 Comments

20 Pejabat Eselon III Pemkot Diagendakan Ikut Talent Pool

ZONA KOTAMOBAGU – Para pejabat eselon III Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu, akan beradu kompetensi dalam kegaiatan Talent Pool yang dilaksanakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Kantor Regional XI. Menurut Kepala Bidang

Kotamobagu 0 Comments

Ups! Perbaikan ‘Traffic Light’ Tunggu APBD-P

ZONA KOTAMOBAGU – Perbaikan lampu pengatur lalu lintas (traffic light) di Kotamobagu, yang selama beberapa bulan terakhir ini tidak berfungsi, dalam waktu dekat pun tampaknya belum juga akan diperbaiki. Pasalnya,

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply