Bolaang Mongondow Masuk Daerah Rawan Pencurian Pasir Laut

0
225

Bolaang Mongondow Masuk Daerah Rawan Pencurian Pasir Laut Bolmong

ZONA EKONOMI – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mulai tahun ini menggalakan ‘perang’ terhadap pencurian pasir ilegal. Hal ini dilatarbelakangi banyaknya pasir ilegal yang diekspor ke Singapura yang terjadi sejak sekian lama.

Pelaksana Tugas Direktur Pengawasan Pengelolaan Sumber Daya Kelautan KKP, Nasfri Adisyahmeta Yusar mengungkapkan, saat ini ada 2 wilayah yang jadi tempat paling rawan pengerukan pasir ilegal.

“Pengawasan penambangan pasir laut, timah, besi secara ilegal. Ini akan merusak sumber daya pesisir dan merusak sumber daya dan lingkungannya. Ini dilakukan di Bangka (Belitung) dan Banten,” ungkap Nasfri, saat konferensi pers di kantor KKP, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Rabu (6/1).

Menurut Nasfri, sejak tahun lalu, pihaknya sudah menetapkan 12 lokasi yang menjadi titik paling rawan pencurian pasir laut, pasir besi, bijih timah.

Keduabelas lokasi tersebut meliputi Buton, Serang, Pulau Seribu, Tanjung Balai Karimun, Sungai Liat, Deli Serdang, Minahasa, Bolaang Mongondow, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya dan Cilacap.

Ditempat yang sama, Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP, Asep Burhanudin mengatakan, saat ini banyak terjadi penyelundupan pasir pantai di beberapa wilayah yang diselundupkan ke Singapura.

“Kalau ada yang berani menyelundupkan pasir ke Singapura buat perluas wilayahnya, kita tidak akan segan-segan akan melibasnya,” kata Asep.

Sumber: detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here