Bolmong Perlu Penanganan Khusus dari Ancaman Peredaran Narkoba

0
244

Bolmong Perlu Penanganan Khusus dari Ancaman Peredaran Narkoba Bolmong

ZONA BOLMONG – Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) perlu penanganan khusus dalam hal mengantisipasi peredaran Narkoba. Posisi Bolmong yang berada di jalur trans sulawesi berpotensi menjadi pintu masuknya peredaran berbagai jenis barang berbahaya tersebut.

Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala BNN Propinsi Sulawesi Utara, Drs Kombes Pol Sumirat Dwiyanto, saat menghandiri perismian kantor Baru Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bolmong, Selasa (03/11).

Menurut Sumirat, Kabupaten Bolmong bisa menjadi daerah transit peredaran narkotika dari Makasar, Palu dan Gorontalo, “Jangan sampai menjadi daerah transit atau peredaran narkoba,” katanya.

Apalagi, lanjut Sumirat, ada rencana dari Pemkab Bolmong untuk membangun bandar udara dan pelabuhan. Jika tidak ada penanganan khusus maka bandar udara dan pelabuhan bisa menjadi tempat bagi pengendar narkotika, “Jadi diperlukan perhatian serius,” ujarnya.

Pemerintah Propinsi Gorontalo telah menyampaikan harapan agar BNN Sulut bekerjasama dengan mereka dalam penganganan pencegahan narkotika, “Ke depan, sebagai upaya pencegahan BNN Bolmong akan bekerjasama dengan instansi terkait melakukan operasi di wilayah perbatasan,” akunya.

Dijelaskannya, saat ini sudah ditemukan 36 narkoba jenis baru di Indonesia. “Diseluruh negara telah ditemukan 354 jenis narkoba baru. Dan yang sudah masuk ke Indonesia sebanyak 36 jenis. 36 jenis narkoba baru itu diluar ganja, eksatis, sabu dan jenis narkoba yang telah terlebih dahulu telah ditemukan,” tandasnya.

Reporter: Wiradi Gilalom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here