BP3MS Gelar Bimtek Penyusunan RPJMD dan Restra SKPD

0
236

BP3MS Gelar Bimtek Penyusunan RPJMD dan Restra SKPD Bolmong

ZONA BOLMONG – Pemkab Bolmong melalui Badan Perencanaan Pembangunan Penanaman Modal dan Statistik (BP3MS) menggelar pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD)  Tahun 2017-2022 dan Dokumen Rencana Strategi Daerah (Renstra) SKPD, Kamis (28/07).

Kegiatan yang dibuka Penjabat Bupati Bolmong Adrianus Nixon Watung tersebut, dihelat di Hotel Sutan Raja Kotamobagu dan diikuti oleh seluruh ASN perwakilan setiap instansi lingkup Pemkab Bolmong.

Watung dalam sambutanya menyampaikan RPJMD merupakan pejabaran dari visi misi dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah yang memuat tujuan, sasaran, strategi, arah kebijakan pembangunan daerah. Serta program perangkat daerah dan lintas perangkat daerah yang disertai dengan kerangka pendanaan bersifat indikatif untuk jangka waktu lima tahun. Itu disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional dan Jangka Menengah Nasional.

Lanjutnya, dokumen RPJMD Bolmong merupakan pedoman dalam penyusunan RPJMD yang dijabarkan kedalam rencana strategis setiap SKPD, RKPD dan Rencana kerja SKPD untuk periode satu tahun.

“Pelaksanaan bimbingan teknis pada hari ini penting dilaksanakan, karena dapat meningkatkan kemampuan kita dalam memprioritaskan sasaran pembangunan daerah dalam upaya mewujudkan visi-misi dan program kepala daerah,” kata Watung.

Dirinya berharap, bimtek ini dapat menghasilkan suatu perencanaan pembangunan jangka menengah daerah yang sesuai kepentingan daerah dan masyarakat, serta terwujudnya sinkronisasi atau keterpaduan antara kepentingan masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah.

“Harapan itu dengan mempertimbangkan kondisi potensi serta permasalahan yang ada di daerah. Selanjutnya setelah mengikuti bimtek ini para peserta dapat memiliki kompetensi dalam penyusunan RPJMD dan Renstra SKPD,” tutup Watung.

Sementra itu Kepala BP3MS Bolmong, Ramlah Mokodongan mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang sistem perencanaan daerah yang terintegrasi secara nasional. Sehingga, itu dapat menghasilkan aparatur yang mempunyai kompetensi dalam penyusunan perencanaan pembangunan daerah.

“Kegiatan ini dapat memahami gambaran umum penyusunan, pengintegrasian, mengimplementasikan serta mampu melakukan evaluasi dan pengendalian terhadap dokumen RPJMD dan Renstra SKPD. Sehingga dapat menentukan indikator kinerja dalam penyusunan target dan capaian pembangunan SKPD,” ucap Ramlah.(irgi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here