BRI Penuhi Panggilan DPRD Kotamobagu

0
479
BRI Penuhi Panggilan DPRD Kotamobagu Kotamobagu
Suasana hearing di DPRD Kotamobagu (Foto: Tio/Idm)

ZONA KOTAMOBAGU – Permasalahan tidak dicairkannya dana milik Pemerintah Kotamobagu oleh Bank BRI Cabang Kotamobagu ke kas daerah di Bank Sulut, terus didalami pihak DPRD Kotamobagu.

Menyusul, kedatangan pihak BRI Cabang Kotamobagu dan Bank Sulut untuk menghadiri agenda dengar pendapat (Hearing) secara bergantian dengan Komisi II DPRD Kotamobagu, Kamis (15/1) sejak siang hingga sore tadi.

Pihak BRI yang dihadiri Pimpinan Cabang Teguh Purwanto bersama seorang stafnya, mengikuti hearing yang digelar secara tertutup di ruangan komisi II sekitar pukul 15.15 Wita.

Usai hearing, Teguh Purwanto saat diwawancarai zonabmr.com mengaku belum bisa mengomentari lebih terkait hal tersebut. ”Kami sudah sesuai prosedur perbankan, kami mohon maaf tidak bisa berkomentar lebih soal ini, silahkan saja tanyakan ke pihak anggota DPRD yang sudah meminta penjelasan kami,” aku Purwanto.

Sementara itu, Kepala Bank Sulut Diana Mokoginta mengatakan, tidak mengetahui dengan jelas mengenai permasalahan dana tersebut. “kami tidak tahu persis persoalan itu (Piutang 5 milliar), posisi Bank Sulut hanya menerima setoran PAD pemkot dan membayar SP2D, jadi kalau mengenai hal itu silahkan tanya ke BUD (Bendahara Umum Daerah),” ungkap Diana.

Ketua Komisi II Arman Adati, mengakui persoalan ini masih dalam pengembangan antara pihak Bank dan pihak Pemkot. Kata dia, pihak bank sudah memberikan beberapa penjelasan. Untuk itu akan segera dipanggil pihak BUD (Bendaara umum daerah).

“Dipanggil pihak DPPKAD dan PU yang sudah dijadwalkan Jumat (16/1) besok, agar bisa diketahui secara jelas benang kusutnya,” terang Adati.

Wakil ketua Komisi II Ishak Sugeha mengatakan, pada prinsipnya dua Bank yang menjadi tempat penyimpanan dana Pemkot, sesuai penjelasan sudah melakukan kerja sesuai prosedur sebagaimana MOU, bahwa apa yang disepakati wajib dilaksanakan.

“Nah untuk itu kita masih akan melakukan hearing dengan pihak BUD dalam hal ini DPPKAD, dan pihak PU bersama Dinkes kenapa anggaran yang sudah ditata pada APBD tahun lalu tidak terealisasikan dengan baik,” terang Sugeha.

Sementara itu, Anggota Komisi II Beggy Gobel turut menambahkan, pihak Bank sudah menjelaskan sesuai dengan kerja perbankan, dengannya persoalan ini akan segera diketahui.

“Akan segera diketahui siapa yang sebenarnya tidak mematuhi perintah atas persoalan dana yang disimpan di RKUD Bank Sulut dan yang disimpan di BRI,” tegas Gobel.

Peliput: Iswahyudi Masloman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here