BTF Kotamobagu Ekspor Ayam Tarung ke Luar Negeri

0
74
BTF Kotamobagu Ekspor Ayam Tarung ke Luar Negeri Ekonomi Headline Kotamobagu
Konni Balamba, owner BTF Kotamobagu bersama 4 ekor ayam tarung (dalam dus) yang siap di ekspor ke luar negeri.

ZONA EKONOMI – Bagi kalangan penghobi ayam tarung di Sulawesi Utara, mungkin sudah tak asing lagi mendengar nama peternakan ayam tarung Bangkok Totabuan Farm (BTF) Kotamobagu.

Peternakan yang menyediakan ayam tarung kwalitas impor yang berlokasi di Kelurahan Motoboi Besar, Kecamatan Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu, Provinsi Sulawesi Utara ini, hasil ternaknya terus diminati oleh para penghobi. Tak hanya di wilayah Indonesia, bahkan hasil ternak kandang BTF milik pengusaha muda Konni Balamba ini mulai dilirik para peternak dari luar negeri.

Terbukti, baru-baru ini sedikitnya 4 ekor hasil ternak BTF Kotamobagu di ekspor ke negara tetangga Philipina. Yang lebih menarik, pengiriman hasil ternak BTF Kotamobagu ke philipina baru baru ini, merupakan sejarah baru dalam dunia peternakan ayam tarung Indonesia. Ini adalah pertama kali
Peternak indonesia mengekspor ayam ke Luar Negeri (LN).

Saat diwawancara sejumlah awak media, owner BTF Kotamobagu Konni Balamba mengaku memang sudah lama ada beberapa peternak luar negeri ingin membeli ayam miliknya. “Tapi saat itu saya belum memiliki akses pengiriman ke luar. Khususnya negara philipina,” ujar owner salah satu media online di Sulawesi Utara ini.

Namun kata lelaki yang berlatar belakang seorang jurnalis tersebut, saat ini dirinya hanya baru bisa mengirim ayam ke satu negara luar yakni philipina.

“Empat ekor yang baru saya kirim dibeli oleh seorang peternak di daerah General Santos Philipina. Saya dan dia berkenalan lewat media social. Kemudian dia memberitahu bahwa dia tertarik ingin membeli beberapa ekor ayam di BTF. Nah disitulah komunikasi kami berlanjut, dan akhirnya dia membeli empat ekor ayam BTF, ” kata Konni.

Saat ditanya berapa nominal harga empat ekor yang dibeli peternak philipina tersebut, Konni menjawab sekitar 35 ribu peso atau senilai 10 juta rupiah. “Saat ini ayam sudah sampai di pilipina, dan si pembeli merasa bangga memiliki ayam dari Indonesia khususnya Kotamobagu,” tutupnya.

Diketahui, selain di negara philipina, hasil ternak BTF Kotamobagu saat ini sudah berada sejumlah kota besar di wilayah Indonesia. (*/guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here