Bupati Boltim Resmi Tutup STQH ke-6, Modayag Barat Juara Umum

0
91
Bupati Boltim Resmi Tutup STQH ke-6, Modayag Barat Juara Umum Boltim Headline
Bupati Boltim Sam Sachrul Mamonto secara resmi menutup kegiatan STQH ke-6 tingkat Kabupaten Boltim.

ZONA BOLTIM – Bupati Sam Sachrul Mamonto, menghadiri serta secara resmi menutup kegiatan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) ke-6 tingkat Kabupaten Boltim, yang dilaksanakan di Masjid Al-Ikhlas Desa Mooat, Kecamatan Mooat, Kamis (20/5).

Dalam sambutannya, Bupati Sachrul menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta yang ikut dalam kegiatan STQH ke-6 tingkat Kabupaten Boltim.

“Yang belum juara jangan berkecil hati, terus asah kemampuan untuk lebih baik lagi. Begitu juga para juara, persiapkan diri dan asah kemampuan untuk mengikuti STQH Tingkat Provinsi Sulut,” ujar Bupati.

Bupati mengatakan, STQH bukan hanya kemampuan untuk membaca Al Quran, namun sebagai syiar untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al Quran. “Karena segala bentuk yang terjadi dalam kehidupan di dunia ini, semuanya terkandung di dalam Al Quran. Sehingga penting membaca dan memahami isi dari pada kitab suci Al Quran,” ungkap bupati.

Bupati juga mengapresiasi kafilah dari Kecamatan Modayag Barat, yang telah mendapatkan juara umum pada STQH ke-6 Tingkat Kabupaten Boltim. Bahkan, Bupati juga akan menambah uang pembinaan bagi juara umum.

Dalam kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada dewan hakim dan para juri yang telah memberikan penilaian yang objektif dalam menentukan para juara.

“Saya yakin dan percaya juri atau dewan hakim sangat objektif dalam menentukan para juara. Karena sebelum pengumuman, saya sempat menanyakan kepada tim juri, namun mereka katakan masih rahasia. Sehingga saya yakin mereka yang juara betul-betul sesuai hasil penilaian yang objektif oleh para juri,” ujarnya.

Bupati menambahkan, akan terus meningkatkan budaya membaca Al Quran di wilayah Kabupaten Boltim. “Insya Allah, membaca Al Quran akan kami (Sachrul-Oskar, red) tingkatkan di wilayah Boltim. Dan setiap desa akan ada satu orang penghafal Al Quran dan Kecamatan Kotabunan khususnya Desa Buyat bersatu akan kami jadikan sebagai Kota Santri,” pungkas bupati. (guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here