Bupati Diminta Gunakan Catatan BPK Dalam Mutasi Jabatan

0
331
Bupati Diminta Gunakan Catatan BPK Dalam Mutasi Jabatan Boltim
Kepala Bagian Humas Pemkab Boltim, Uyun K. Pangalima S.pd

ZONA BOLTIM – Bupati Bolaang Mogondow Timur (Boltim) Sehan Landjar, diminta mengakomodir rekomendasi BPK RI terlebih jika melakukan mutasi pejabat dan mengesahkan nama-nama pejabat yang akan dilantik nanti. Ungkapan itu datang lantaran rekomendasi BPK RI yang mencantumkan tiga SKPD terkait buruknya pelaporan administrasi keuangan. Ketiga SKPD yakni Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) serta Dinas Pekerjaan Umum (PU).

“Ada baiknya Bupati mempertimbangkan saran BPK RI ini khususnya dalam mengambil kebijakan mutasi jabatan kedepannya. Sebab, selama ini ketiga SKPD dianggap gagal dalam menjalankan tugas dan fungsinya, apalagi oknum kadis Dinkes bermasalah dengan salah satu auditor BPK. Sementara juga, di PU sendiri ada beberapa item pekerjaan yang jadi TGR,” ujar Rustaman Paputungan, tokoh pemuda Kotabunan saat bersua dengan zonabmr.com.

Hal serupa diungkapkan Ketua Gapensi Boltim Hassan Mangkay. Dirinya bahkan berpendapat lain atas kinerja yang ditunjukkan Minderd Mawu selaku Kadis (PU). Dia menuding, selama menjabat sebagai Kadis PU, Mawu belum menunjukkan prestasi yang membanggakan dalam hal pengelolaan administrasi keuangan di instansinya.

“Banyak bukti proyek tender yang dia kelola bermasalah, Misalnya Jalan Moaat-Atoga, hingga saat ini kondisi jalan masih juga rusak parah,” ungkap Mangkay.

Sementara itu, Kabag Humas Pemkab Boltim, Uyun K Pangalima, saat dimintai tangapan mengatakan, Bupati Sehan Landjar akan memperhatikan saran- saran yang diberikan oleh BPK mengenai perencanaan dan pengelolaan keuangan SKPD. “Jika saran itu menyentuh kinerja administrator SKPD, maka komitmen dan tindakan bupati nanti akan didukung seluruh SKPD demi kemajuan daerah,” jelas Pangalima.

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here