Diduga Lakukan PHK Sepihak, DPRD Bakal Panggil PT JRBM

0
596
Diduga Lakukan PHK Sepihak, DPRD Bakal Panggil PT JRBM Boltim
Ketua DPRD Boltim, Sam Sachrul Mamonto

ZONA BOLTIM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) berencana menggelar rapat dengar pendapat dengan pihak PT J Resources Bolaang Mongondow (JRBM) pekan depan.

Agenda rapat tersebut terkait meminta klarifikasi masalah pembayaran upah dan dugaan pemberhentian hubungan kerja (PHK) sepihak para karyawan perusahaan emas yang beroperasi di Desa Lanud Kecamatan Modayag tersebut.

Hal itu sebagaimana yang dikatakan Ketua DPRD Boltim, Sam Sachrul Mamonto dihadapan para karyawan perusahaan pada Rabu (14/1) lalu. Kata dia, pihaknya masih akan mempelajari laporan kasus tersebut selanjutnya mengundang pihak manajemen, SKPD terkait, serta perwakilan karyawan untuk memperjelas duduk permasalahannya

“Paling lambat hari Senin atau Selasa (pekan ini,red) kami sudah layangkan surat panggilan ke PT J-RBM,” terangnya.

Sachrul lanjut menegaskan, pihaknya bisa saja mengeluarkan surat rekomendasi guna meminta instansi terkait maupun kepolisian untuk menindaklanjuti kasus tersebut. Namun katanya, akan didengar dulu penjelasan pihak PT J-RBM.

“Menurut saya, ada beberapa potensi sumber daya alam (SDA) di Boltim ini yang telah digerus mereka. Pengolahannya juga sudah sangat menurun sehingga perusahaan ini akan segera berakhir pengoperasiannya di wilayah Boltim,” kata Sachrul.

Ketua Komisi II DPRD Boltim, Argo Sumaiku mengatakan, bahwa sebelumnya dalam kunjungan kerja ke ke DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), pihanya turut membahas permasaalahan PT J-RBM. Menurutnya, PT JRBM sudah merugikan masyarakat, karena mengambil kekayaan dari Boltim tapi mengabaikan banyak tanggung jawab.

“Salah satu hal yang sangat memprihatinkan, hak karyawan yang sudah bekerja belum dipenuhi pihak perusahan,” ungkapnya.

Sumaiku menambahkan, DPRD Provinsi Sulut juga berencana akan turun langsung kelapangan untuk melihat dan mengecek kondisi perusahaan dan sejumlah permasalahannya.

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here