Dikunjungi BKSAUA, Wali Kota: Sulut Sulit Disulut

0
54
Dikunjungi BKSAUA, Wali Kota: Sulut Sulit Disulut Headline Kotamobagu
Wali Kota Tatong Bara foto bersama dengan tokoh BKSAUA Sulut.

ZONA KOTAMOBAGU – Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara menerima kunjungan dari Badan Kerjasama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), bertempat di rumah dinas wali kota, Rabu (9/6).

Usai pertemuan, Presidium BKSAUA Sulut KH Abdul Wahab Abdul Gafur LC mengatakan, kunjungan ini merupakan suatu program kerja untuk memantapkan organisasi. Apalagi organisasi ini merupakan kearifan lokal daripada Provinsi Sulut.

“Kita ini dari rakyat untuk rakyat. Kehadiran organisasi ini bagaimana Sulut aman, tentram, dan damai. Kerukunan itu jangan hanya berada diatas, namun harus berada sampai ke masyarakat bawah,” ujarnya.

Dengan langkah ini, sehingga masyarakat melihat bahwa para tokoh agama hidup rukun dan damai. Dimana saling mengasihi dan saling menghormati satu sama lain, dan itu akan turun hingga kebawah. “Artinya kita memberikan contoh teladan bahwa tokoh agama harus rukun dan damai,” ungkapnya.

Selain itu, Ketua MUI Sulut ini menambahkan, sebagai tokoh agama ikut mensosialisasikan program kerja pemerintah serta memberikan edukasi kepada masyarakat, terlebih di masa pandemi bagaimana menjaga diri untuk kebaikan bersama. “Terutama mendorong pelaksanaan vaksinasi sebagai program pemerintah saat ini. Ini untuk keselamatan diri kita, keluarga, saudara serta masyarakat pada umumnya,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Tatong Bara menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi atas kehadiran tokoh BKSAUA Provinsi Sulut.

“Ada slogan bahwa Sulut sulit di sulut karena semua tokoh agama solid. Sehingga membangun soliditas di tengah masyarakat sangat penting baik antar umat beragama, antar umat seagama, serta antar agama dan pemerintah. Mudah-mudahan pertemuan ini akan menjadi suatu menambah energi kita semua untuk memelihara kerukunan. Apalagi Kota Kotamobagu menjadi tujuan, InsyAllah berbagai kegiatan dan aktifitas tidak mengganggu bagaimana kita beragama ditengah dinamika,” ungkapnya. (guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here