Dinilai Abal-abal, Komisi II Kecam Pengerjaan MRBM

0
213

Dinilai Abal-abal, Komisi II Kecam Pengerjaan MRBM Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Pengerjaan proyek lanjutan pembangunan Masjid Raya Baitul Makmur (MRBM) berbanderol Rp 16,112 miliar oleh PT. Tirta Dhea Addonic, dikecam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kotamobagu.

Hal itu sebagaimana pernyataan personil Komisi II, Ishak Sugeha saat diwawancarai zonabmr.com usai lakukan peninjauan ke lokasi pembangunan proyek masjid, Senin (28/12) pagi.

“Pengerjaan proyek MRBM bisa dikatakan abal-abal, karena pengerjaannya sangat tidak profesional,” ujar Ishak.

Dijelaskan Ishak, itu terlihat dari manajemen administrasi dan teknis yang ditinjau dan ditemukan pihaknya langsung di lapangan. Contohnya, di kantor direksi perusahaan tersebut, tidak terpampang Shob Drawing atau gambar perencanaan pembangunan proyek.

“Nanti saat diminta baru kemudian diberikan. Dan lagi, papan jadwal yang jelas kapan penyelesaian proyek tidak ada,” ungkap Ishak.

Parahnya lagi, lanjut Ishak, terdapat perbedaan laporan persentase penyelesaian proyek tersebut. Dari pihak perusahaan mengklaim sekitar 18 % pengerjaan telah diselesaikan, namun berdasarkan laporan Pejabat Pembuat Komitmen dari Pemkot, persentase penyelesaiannya baru sekitar 13 %.

“Berdasarkan hasil peninjauan Komisi II terkait kinerja PT Tirta Dhea Addonic, maka kami meminta Pemkot untuk tidak memperpanjang masa kerja kontraktor MRBM,” pungkas Ishak.

Reporter: Iswahyudi Masloman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here