Dinilai Tak Netral, Seorang Panitia Pilsang Poigar I Dipolisikan

0
260
Dinilai Tak Netral, Seorang Panitia Pilsang Poigar I Dipolisikan Hukum
Camat Poigar, Deker Rompas

ZONA HUKRIM – Pemilihan sangadi (Pilsang) di Desa Poigar I mendapatkan sorotan sejumlah tokoh masyarakat. Salah satunya datang dari tokoh masyarakat desa setempat, P Paputungan. Ia menuding kalau pantia Pilsang di Desa tersebut saat ini sudah tidak lagi netral.

“Ada beberapa yang kami nilai tidak netral. Salah satunya berinisial HM yang merupakan kepala sekolah di SD Cokroaminoto Poigar,” ujar Paputungan,

Ketidaknetralan itu kata Paputungan, mulai terendus saat HM ditenggarai membawa pulang ke rumahnya, berkas salah satu Calon Sangadi Rahmad Paputungan.

“Ini patut dipertanyakan kenapa berkas itu dibawa pulang, ada apa? Kenapa kemudian tidak diperiksa bersama dengan seluruh panitia di kantor atau ruangan yang telah disediakan,” cecarnya.

Mirisnya lagi, dikatakan Paputungan saat dirinya mengkonfirmasi ketua panitia Pilsang terkait tingkah HM tersebut, mereka mengaku tidak mengetahui, “Bayangkan saja, ketua panitia Pilsang saja tidak tahu jika berkas tersebut sudah dibawa pulang oleh AM. Ini kan patut dicurigai,” ungkapnya.

Merasa keberatan dengan sikap HM tersebut, bakal Calon Sangadi Rahmad Paputungan terpaksa melaporkan tindakan HM ke pihak Polsek Poigar. Laporan tersebut diakui Kapolsek Poigar, Ganny Tololiu saat dihubungi via seluler kemarin,

“Laporan sudah kami terima (Sabtu) kemarin, tapi itu baru sebatas pemberitahuan dan selanjutnya akan kita lidik,” ungkap Tololiu.

Di sisi lain, Tololiu berharap kepada masyarakat Poigar dapat menjaga stabilitas keamanan menjelang Pilsang Desember nanti, “Kami kepolisian akan tetap mengawal dan mengamankan proses jalannya Pilsang,” tandasnya.

Sementara itu, Camat Poigar Deker Rompas saat dikonfirmasi mengaku pihaknya telah merekomendasikan BPD untuk mengganti HM dari keanggotaan panitia pilsang, “Setelah saya cek memang seperti itu, maka kami pihak kecematan langsung merekom pergantian oknum panitia tersebut,” aku Deker.

Dekker mengatakan, hal itu perlu dilakukan untuk menghindari terjadinya konflik dalam Pilsang Poigar, “Jangan sampai itu akan mengacaukan Pilsang Poigar, sehingga HM harus kami ganti,” tandasnya.

Terpisah, tokoh pemuda Desa Poigar I Yuddi Mokodongan, mendesak pihak Pemerintah Kecamatan dan Pemkab Bolmong dalam hal ini Bagian Pemdes, agar memperhatikan seluruh panitia pilsang yang ada.

“Jangan sampai hal ini mencederai demokrasi yang ada di desa ini. Untuknya, kami meminta agar HM segera diganti oleh yang lain, demi menjaga netralitas pelaksanaan Pilsang di Desa Poigar I,” tutupnya.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here