Dirjen Otda Targetkan Tahun Depan BMR Jadi Provinsi

0
276
Dirjen Otda Targetkan Tahun Depan BMR Jadi Provinsi BMR Headline Nasional
Suasana pertemuan antara tokoh BMR dan Pehabat Gubernur Sulut

ZONA BMR – Titik terang realisasi perwujudan Bolaang Mongodow Raya (BMR) menjadi daerah otonomi baru (DOB) mulai menguat. Itu disusul peryataan Penjabat Gubernur Sulut  Dr. Soni Sumarsono, yang menjamin BMR akan disahkan menjadi Provinsi dalam waktu dekat ini. Pernyataan itu disampaikan Sumarsono dalam kapasitasnya sebagai Dirjen Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri.

“Selaku Dirjen Otda, saya memberi jaminan kepada kalian, bahwa calon DOB di Provinsi Sulawesi Utara yaitu  Bolaang Mongondow Raya bakal menjadi provinsi, karena ini sudah menjadi kebutuhan dari warga Bolmong bersatu,” ujar Sumarsono saat menerima aspirasi para tokoh masyarakat dan pemuda BMR yang dipimpin mantan Ketua DPRD Provinsi Sulut Drs Syachrial Damopolii, di Siwsbell Hotel Manado, Minggu (11/10).

Dalam pertemuan itu, Sumarsono melihat alasannya secara normatif dari persyaratan administrasi, tehnis dan fisik kewilayahan calon DOB BMR dinilai paling lengkap dibanding calon DOB provinsi lain.

Menurutnya, apalagi yang mengajukan calon DOB Provinsi di tanah air hanya sedikit di Indoensia bila dibanding dengan banyaknya pengajuan calon DOB Kabupaten/Kota. lagi pula di Pulau Sulawesi yang mengajukan calon DOB hanya satu yaitu calon Provinsi BMR.

Dirjen Otda Sumarsono minta seluruh elemen masyarakat Bolmong bersatu untuk tidak perlu melakukan riak-riak yang berlebihan di tengah masyarakat. “Percayakan saja kepada saya selaku Penjabat Gubernur Sulut untuk mengawal keinginan ini hingga tuntas.”

“Saya juga tentunya harus menindaklanjuti usulan dari mantan Gubernur Sulut Pak Sinyo Harry Sarundajang untuk merealisasikannya, ini merupakan tanggung jawab moral saya kepada beliau,” tambah Sumarsono.

Sumarsono lanjut mengakui bahwa pihaknya menargetkan jika tak ada aral melintang tahun depan Provinsi BMR terwujud, “Mudah-mudahan tahun depan BMR sudah menjadi provinsi, sebagai daerah otonom baru di Sulut, mengingat aturan lama yang menjadi dasar pengajuan calon DOB BMR sudah tidak berlaku lagi,” urai Sumarsono.

Lebih lanjut dijelaskannya, saat ini Dirjen Otda sudah mengajukan peraturan yang baru berupa Peraturan Pemerintah (PP) kepada DPR-RI sebagai landasan hukum terkait dengan pemekaran dan pengabungan daerah.

“target saya paling lambat Tanggal 16 Nopember 2015  PP ini sudah selesai, demikian pula dengan moratorium sudah selesai juga,” aku Sumarsono.

Diakhir pertemuannya, Sumarsono kembali meminta masyarakat Bolmong bersatu untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, terutama dalam menghadapi Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

“kiranya adanya partisipasi aktif dari masyarakat Bolmong secara keseluruhan untuk menyukseskan Pilkada serentak di daerah ini secara damai, aman dan sukses,” harapnya.

Turut hadir dalam pertemuan itu, Karo Pemerintahan dan Humas DR Jemmy Kumendong MSi serta Kaban Diklat Provinsi DR. Noudy RP Tendean MSi, Tokoh masyarakat Mutu Ake, Anhar Pasambuna, Sehan Ambaru SH, Komite Rakyat untuk PBMR, Min Oroh Kartini Totabuan, Fadli Simbuang (KNPI), PP Samsir Gawulo LSM Dong Mokoginta dan Kabag Humas Provinsi Sulut, Roy Soroinsong SH.

sumber: bbshi.co

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here