Disdukcapil Sosialisasi Pencatatan Sipil Bagi 104 Kepsek se-Kotamobagu

0
219
Disdukcapil Sosialisasi Pencatatan Sipil Bagi 104 Kepsek se-Kotamobagu Kotamobagu
Virgina Olii

ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) terus berupaya mempermudah pelayanan kepada masyarakat. Salah satu buktinya soal pengurusan Akte Lahir yang disyaratkan hanya membawa fotokopi Kartu Keluarga. Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Virgina Olii, dalam Sosialisasi Pencatatan Sipil di Aula Kantor Camat Kotamobagu Timur, Senin (19/09).

Menariknya, syarat pengurusan tersebut dipermudah setelah diketahui total peserta sosialisasi yang merupakan para kepala sekolah dasar dan taman kanak-kanak, sebagiannya mengaku tidak memiliki akta kelahiran.

Tercatat ada 104 kepala sekolah peserta sosialisasi, 22 orang di antaranya tak miliki Akta Kelahiran melainkan hanya Surat Kenal Lahir. Tak hanya ke-22 Kepsek tersebut, istri dan suami mereka masing-masing juga sama, tak miliki Akta Lahir.

Menurut Virgina, kondisi masih banyaknya warga yang tak miliki Akta Lahir merupakan satu faktor Disdukcapil Kotamobagu belum mencapai target nasional pembuatan akta tersebut. Dari target 77.5 persen untuk 131.840 jiwa warga Kotamobagu, baru 64,8 persen yang dicapai Disdukcapil Kotamobagu.

“Iya, untuk pencapaian tersebut memang kita terkendala kesadaran masyarakat dalam pengurusan. Apalagi seperti masyarakat yang sudah tua. Nanti diperlukan baru melakukan pengurusan,” ujar Virgina.

Kepala Seksi Kelahiran, Kematian dan Pengakuan Anak, Helli Manggopa menambahkan untuk mencapai target nasional tersebut, Disdukcapil Kotamobagu telah melaksanakan beberapa terobosan.

“Kita jemput bola ke sekolah-sekolah untuk pengurusan akta kelahiran bagi siswa yang belum memiliki akta kelahiran,” ujarnya.

Saat ini Disdukcapil baru selesai melakukan kunjungan dalam hal pengurusan akta kelahiran di 19 sekolah se-Kotamobagu Selatan, “Kami sudah berikan formulir di 19 sekolah. Dan yang sudah memasukkan formulir sudah 10 sekolah,” urainya.

Lanjut Helli, berdasarkan data Disdukcapil jumlah anak usia 0-18 tahun yang harus segera memilik akta kelahiran di Kotamobagu ada 38.964 jiwa, “Yang sudah memiliki akta kelahiran ada 23.212 jiwa, yang belum yaitu 15.752 jiwa. Artinya sudah 60 persen yang memiliki akta kelahiran,” paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya, akta kelahiran sangat penting perannya dalam hal pengurusan kepentingan masyarakat, “Akta lahir sangat penting, di antaranya persyaratan untuk umroh, persyaratan di BPJS, dan sebagainya,” terangnya.(savdar/gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here