Dishub Terus Maksimalkan Penataan Rambu Lalin di Kotamobagu

0
234

Dishub Terus Maksimalkan Penataan Rambu Lalin di Kotamobagu Kotamobagu  ZONA KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota Kotamobagu melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus memaksimalkan penataan rambu-rambu lalu lintas (lalin) di wilayahnya. Hal itu sebagaimana terpantau pada Kamis (21/1), petugas Dishub melakukan perbaikan atau pemasangan Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) di traffic light Kelurahan Mogolaing dan Molinow.

Kepala Dinas Perhubungan Kotamobagu, Agung Adati mengatakan, pemasangan APILL atau tanda “Belok Kiri Langsung” itu dilakukan karena adanya keluhan masyarakat pengguna jalan yang sebagiannya tidak mengetahui tanda tersebut.

“Pemasangan papan APILL, kita pertegas lagi sesuai dengan keluhan masyarakat pengguna jalan. Dimana papan yang sebelumnya hanya berukuran kecil diganti dengan ukuran yang lebih besar lagi,” kata Adati

Adanya papan rambu lalu lintas ini membantu dan mencegah terjadinya kemacetan di wilaya Kota Kotamobagu, lebih khusus yang sering terjadi di titik traffic light.

Adati juga menambahkan, Pihaknya akan menempatkan petugas untuk mengawasi serta menertibkan kendaraan yang ada di lampu lalu lintas, “Ini adalah salah satu bentuk sosialisasi bagi pengendara dengan adanya rambu lalin yang baru,” ujarnya.

Masih kata Adati, ancaman terhadap pelanggaran aturan belok kiri ini, sangat berat yaitu denda uang sebesar maksimal Rp. 500.0000 atau pidana kurungan maksimal 2 bulan penjara.

Ketentuan tersebut, tambah adati, tertuang pada UU No 22/2009 pasal 287 ayat (2) yang menyebutkan setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan alat pemberi isyarat lalu lintas,

“Sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (4) huruf c dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak lima ratus ribu rupiah,” pungkasnya.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here