Dishutbun Belum Miliki PPNS

0
441
Dishutbun Belum Miliki PPNS Bolsel
Foto: Eldy Noerdin

Zona Bolsel – Kawasan hutan yang masih sangat luas di Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), dimanfaatkan sejumlah oknum untuk dijarah, mengakibatkan potensi kehutanan daerah yang masih sangat luas ini, makin hari makin parah. Meski Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) selaku instalasi teknis, sudah cukup maksimal melakukan pengawasan di kawasan hutan Bolsel. Namun, keterbatasan tenaga, sehingga pengawasan dinas pun sering kecolongan.

Dishutbun tak hanya kekurangan tenaga Polisi Kehutanan (Polhut), bahkan Bolsel tidak memiliki Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS), untuk melakukan peyelidikan terhadap kayu-kayu hasil tangkapan.

Kepala Dishutbun Maksi Limbat saat dikonfirmasi tak menepis soal tersebut. “Memang Dishutbun Bolsel belum memiliki tenaga penyidik PNS. Rencananya pada APBD 2014 mendatang, akan dianggarkan dua PNS untuk mengikuti Diklat penyidik,” kata Limbat.

Lanjutnya, keberadaan penyidik ini sangat penting, mengingat wilayah kawasan hutan Bolsel sangat rawan akan perambahan. “Hutan kita sangat luas dan rawan akan perambahan,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, saat ini lahan kritis di Bolsel seluas 12.762 hektar, dan itu semua akibat kegiatan dari eks HPH, juga perambahan hutan secara ilegal. “Kedepan akan ada rehabilitasi hutan dan lahan kritis. Juga akan lebih memperketat pengawasan,” tambahnya. (*)

Dishutbun Belum Miliki PPNS Bolsel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here