Disnakertrans Bolmong Tunggu Edaran UMP Sulut 2016 Rp2,4 Juta

0
246
Disnakertrans Bolmong Tunggu Edaran UMP Sulut 2016 Rp2,4 Juta Bolmong
Kepala Disnakertrans Bolmong, Derek Panambunan

ZONA BOLMONG – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) siap menyosialisasikan pemberlakuan Upah Minimum Provinsi (UMP) Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2016 senilai Rp2.400.000.

Menurut Kepala Disnakertrans Derek Panambunan, UMP Sulut tersebut mengalami kenaikan dari yang berlaku saat ini senilai Rp2.150.000., “Kita tinggal menunggu edarannya dan kita sosialisasikan,” katanya.

Dalam menentukan UMP, lanjut Panambunan, telah dilakukan survei bersama tentang kehidupan layak masyarakat. Begitu mendapat hasil survei pasar, dibagi pembelanjaan setiap hari.

“Pemerintah terus berupaya menjaga keseimbangan antara kebutuhan dan penghasilan warga. Pergub mengenai kenaikan UMP di Sulut lahir atas dasar pertimbangan dan kajian matang terhadap kebutuhan dan peningkatan taraf hidup buruh,” ujarnya.

Lanjutnya, di Bolmong terdapat 145 perusahaan baik skala kecil, sedang dan menengah. Ratusan perusahaan itu mempekerjakan 2000 lebih karyawan. Tambah Panambunan, penerapan UMP selama ini berjalan baik. Tidak ada laporan atau keluhan karyawan soal pengupahan.

“Semaksimal mungkin kita langsung menindaklanjuti perselisihan antara pekerja dan pemberi kerja atau perusahaan. Kita upayakan setiap ada masalah langsung tuntas. Jika ada hak yang tidak dipenuhi perusahaan, pekerja atau serikat pekerja, langsung datang ke kantor dan kita langsung mengundang perusahaan menyelesaikan permasalahan,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari mitra pemerintah, dirinya mengimbau perusahaan wajib mendukung setiap kebijakan yang ditetapkan pemerintah termasuk dalam hal menerapkan UMP,

“Pengusaha wajib patuh pada kebijakan pemerintah tersebut. Selain itu, perusahaan wajib dan komit memenuhi hak para karyawan. Keduanya harus dijalankan dengan baik dan tepat waktu,” imbaunya.

Reporter: Wiradi Gilalom

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here