Dorong Desa Berinovasi, Dinas PMD Gelar Bursa Inovasi Desa

0
273
Dorong Desa Berinovasi, Dinas PMD Gelar Bursa Inovasi Desa Bolmong
Ahmad Yani Damopolii

ZONA BOLMONG — Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) akan menggelar bursa inovasi desa sebagai implementasi dari Program Inovasi Desa (PID), Kamis (13/9) di Gedung Bagas Raya Yadika, Desa Kopandakan II.

Kepala DPMD, Achmad Yani Damopolii, mengatakan kegiatan tersebut merupakan  wadah pertukaran informasi dan pengetahuan antar desa dalam pelaksanaan PID. “Lewat kegiatan ini juga akan mendorong semua desa untuk berinovasi dan produktif melalui penggunaan dan pemanfaagan dana desa,” katanya.

Ia menjelaskan, PID merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mewujudkan agenda Nawa Cita dalam RPJMD 2015-2019. PID dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas desa sesuai dengan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang desa, dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas, agar dapat meningkatkan produktifitas rakyat dan kemandirian ekonomi, serta mempersiapkan pembangunan sumber daya yang memiliki daya saing.

“Ada dua komponen utama dalam PID yaitu, pengelolaan pertukaran pengetahuan dan inovasi desa dan penyediaan peningkatan kapasitas teknis desa dengan tujuan agar desa-desa mendapatkan jasa layanan teknis yang lebih berkualitas dari lembaga profesional,” jelasnya.

Tim Inovasi Kabupaten (TIK) dari unsur akademisi, Indah Samuel, mengungkapkan kegiatan bursa inovasi desa tetap berpegang pada prinsip-prinsip PID, seperti prinsip partisipatif dalam hal ini proses pelaksanaannya harus melibatkan masyarakat termasuk kelompok miskin atau terpinggirkan dan kelompok disabilitas.

“Kemudian prinsip transparansi dan akuntabiltas, dimana masyarakat memiliki akses terhadap segala informasi dan proses pengambilan keputusan, sehingga pengelolaan kegiatan dapat dilaksanakan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan baik secara moral, teknis, legal, maupun administratif,” ungkapnya.

Lanjutnya, semua pihak yang berkepentingan dalam pembangunan di desa, didorong untuk bekerjasama dan bersinergi dalam melaksanakan kegiatan. “Kemudian kegiatan yang dilaksanakan harus memiliki potensi untuk dikembangkan dan dilanjutkan secara mandiri,” ujarnya. (trz)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here