DPRD Boltim Diminta “Hearing” PLN Modayag

0
394
DPRD Boltim Diminta "Hearing" PLN Modayag Boltim
Ilusttrasi

 

ZONA BOLTIM – Listrik padam yang makin intens terjadi tanpa terjadwal, menjadi keluhan dan permasalahan serius bagi masyarakat di Bolaang Mongondow Timur (Boltim). mereka mendesak pihak Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boltim, untuk dengar pendapat (hearing) dengan pihak PLN Rayon Modayag.

“Kami tahu ada perbaikan mesin di PLN Suluttenggo, tetapi di Boltim sudah keterlaluan. Listrik selalu mati secara tiba-tiba, tanpa mengenal waktu, DPRD Boltim harus segera hearing dengan PLN guna memperyanyakan hal ini,” kata lasaka, saat bersua dengan zonabmr.com Rabu (30/4).

Lasaka menambahkan, tak hanya menggangu aktivitas warga, pemadaman tanpa jadwal ini menyebabkan banyak peralatan elektronik warga yang rusak. “Mandi tak bisa, masak juga sulit, bahkan banyak alat elektronik masyarakat yang dikeluhkan rusak akibat padam mendadaknya aliran listrik,” ungkapnya.

Dikatakannya lagi, DPRD Boltim memiliki hak untuk memanggil pihak manajemen PNL Rayon Modayag untuk mempertanggujawabkan hal tersebut. Kata dia, jangan sampai berlarut-larut hingga menyulut kemarahan warga akan kinerja PLN. “DPRD harusnya peka terhadap masalah sosial yang terjadi di masyarakat. Ini sudah berbulan-bulan terjadi, jangan sampai menimbulkan kemarahan masyarakat,” cecarnya.

Senada dikatakan, Rita Lamusu Manoppo. yang mengaku kesal dengan kinerja PLN dengan pemadaman secara tiba-tiba tanpa terjadwal. “Jangan sampai ada kerjasama dengan pihak perusahaan elektronik agar barang-barang dirumah cepat rusak,” kata Lamusu yang juga ketua komisi III DPRD Boltim.

Jika diberitahukan pemadaman maka kerusakan elektronik bisa diminimalisir. Pemdaman secara tiba-tiba yang dilakuakn terus menerus merusak alat eletronik. “Mau menuntut PLN pun tidak mungkin mereka ganti,” ungkapnya.

Sementara, hingga berita ini di turunkan, upaya konfirmasi ke pihak PLN Rayon Modayag belum berhasil.(gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here