DPRD Kotamobagu Minta Perbankan Permudah UMKM Urus Fasilitas KUR

0
147

DPRD Kotamobagu Minta Perbankan Permudah UMKM Urus Fasilitas KUR Politik  ZONA POLITIK – Upaya untuk memaksimalkan pemulihan ekonomi di Kotamobagu terus dilakukan oleh pihak DPRD Kota Kotamobagu, dengan langkah memanggil pihak perbankan yang ada di daerah tersebut.

Selain pihak perbankan, DPRD Kotamobagu juga diketahui juga mengundang pihak Pemkot Kotamobagu terutama instansi yang berhubungan dengan ekonomi dan pembangunan.

Kegiatan yang digelar di ruang badan musyawarah atau Banmus DPRD Kotamobagu itu, dipimpin oleh Ketua Komisi II DPRD Kotamobagu Jusran Debby Mokolanut, didampingi oleh sejumlah anggota DPRD Kotamobagu lainnya, seperti Suryadi Baso, Feiba Tumundo, Suharsono Marsidi, dan Fahrian Mokodompit.

DPRD Kotamobagu Minta Perbankan Permudah UMKM Urus Fasilitas KUR Politik  Ketua Komisi II, Jusran Deby Mokolanot mengatakan, DPRD Kotamobagu akan menjadikan RDP ini sebagai referensi untuk melihat sejauh mana peran Perbankan dalam pemulihan ekonomi melalui fasilitas KUR ditengah pandemi Covid-19.

“Apakah sudah menyentuh pembiayaan ditingkat IKM dan UMKM atau tidak, karena kebijakan fasilitas KUR adalah kebijakan pemerintah pusat sampai ke daerah melalui perbangkan untuk pelaku ekonomi menengah ke bawah,” kata Jusran.

Menurut Jusran, adanya RDP dengan pihak perbankan ini, akan diketahui gambaran terkait nominal uang yang diinvestasikan Bank kepada masyarakat Kota Kotamobagu melalui fasilitas KUR.

“Jika semua Bank yang memiliki fasilitas Kredit Usaha Rakyat telah di undang maka akan diketahui berapa nilai nominal rupiah Investasi perbankan melalui Fasilitas KUR di Kotamobagu,” tutur Ketua DPC PKB Kotamobagu ini.

DPRD Kotamobagu Minta Perbankan Permudah UMKM Urus Fasilitas KUR Politik  Pada kesempatan itu, Jusran Deby Mokolanot (JDM), juga mengingatkan perbankan untuk tidak mempersulit IKM dan UMKM dalam dalam mendapatkan fasilitas KUR ini.

“Kami (DPRD), juga mengingatkan pihak bank agar mempermudah UMKM dalam pengurusan fasilitas KUR, karena terdapat beberapa case yang kami ungkapkan terkesan bank kurang merespon permohonan dibawah pengajuan 100 atau 50 jutaan,” ujar Jusran.

“Dalam RDP ini pihak bank berjanji akan memperbaikinya,” tandasnya. (Advertorial)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here