Dugaan Reses Fiktif DPRD Bolmong Terus Diselidiki

0
502

Dugaan Reses Fiktif DPRD Bolmong Terus Diselidiki Hukum

ZONA HUKRIM – Kapolres Bolmong AKBP Hisar Siallagan SIK melalui Kasat Reskrim AKP Iver Manossoh SH mengatakan, semua penanganan kasus korupsi terus ditindaklanjuti pihaknya. Khususnya penyelidikan dugaan reses fiktif DPRD Bolmong, triwulan III tahun 2013.

“Untuk dugaan reses fiktif DPRD Bolmong, telah dipanggil bendahara sekretariat dewan dan 2  PPTK untuk dimintakan klarifikasi. Soal rekomendasi BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) itu, kita hargai juga karena lingkupnya administratif, wilayah hukumnya administratif,” kata Manossoh kepada sejumlah wartawan, Selasa (05/8) siang tadi.

Lanjutnya, tujuan pemanggilan klarifikasi, untuk melihat apa ada indikasi pelanggaran hukum atau tidak. “Dari proses klarifikasi yang kami lakukan akan dianalisa, apa betul mereka mengerjakan reses itu atau ada pelanggaran hukum,” jelasnya.

Selain itu, penyidik Polres Bolmong juga mulai membidik temuan BPK terkait pelaksanaan kegiatan audiens tahun 2012 dan tahun 2013 di Pemda Bolmong. “Ini Sudah menjadi temuan berulang, data ini juga sudah diserahkan di tipikor. Ini menjadi bidikan kita berikut,” tegas Manossoh.

Kepala Inspektorat, Abdul Latif menjelaskan, untuk TGR kegiatan audiens sudah tidak ada masalah lagi. kata dia, TGR tahun 2012 sudah 100 persen diselesaikan. Terkait jumlahnya .“Jumlah TGR 2012, nanti saya cek lagi. Untuk TGR  2013, sekitar Rp600 juta yang jadi temuan BPK dan sudah 90 persen yang dituntaskan. Sisa 10 persen lagi akan diselesaikan,” kata Latif.

Sekadar diketahui, temuan BPK tahun 2012 pada pertanggungjawaban atas realisasi belanja barang dan jasa pada kegiatan audiensi/dialog dengan tokoh–tokoh masyarakat, pimpinan/anggota organisasi sosialisasi dan kemasyarakatan sebesar Rp 3.139.955.344, terindikasi tidak sesuai dengan nilai realisasi pembayaran sebenarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here