Evaluasi Program Dua SKPD Masih Lamban

0
338
Evaluasi Program Dua SKPD Masih Lamban Boltim
Sehan Landjar

ZONA BOLTIM – Tercatat dua satuan kerja yakni, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP), dianggap lamban berdasarkan hasil evaluasi program kerja tahunan seluruh Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) di Pemkab Bolmong Timur (Boltim),

Kepada media ini, Bupati Boltim, Sehan Landjar, menyatakan, dari dua SKPD tersebut hanya Disnakertrans yang dianggap lamban dalam menyukseskan program pemerintah daerah di bidang transmigrasi.

“Kendalanya untuk transmigrasi kita, terganjal pada persoalan lahan. Sementara program tersebut kita canangkan sejak dua tahun lalu, namun hingga kini belum terselesaikan,” ungkap Bupati, Rabu (23/07) kemarin.

Menurutnya, lahan yang dipersiapkan untuk kawasan pemukiman transmigrasi sendiri berada di Desa Motongkad, Kecamatan Nuangan. Sementara, lahan tersebut koordinatnya tumpang tindih dengan areal pertambangan emas rakyat.

“Memang koordinatnya tumpang tindih. Pemerintah akan mencari langkah agar lahan tambang tersebut diciutkan. Kita pelajari dulu ijin pertambangannya, karena masih mengacu pada ijin pemerintah Bolmong Induk,” terang bupati.

Lain halnya dengan DKP, Eyang sapaan akrab bupati, mengaku, akan menggenjot beberapa program unggulan untuk sektor kelautan dan perikanan. Salah satunya, dengan menambah tenaga penyuluh perikanan pada tahun mendatang. “Tahun depan, sektor ini yang lebih kita genjot lagi dengan program – program yang berpihak pada masyarakat nelayan di pesisir pantai,” tambahnya.

Asisten III Pemkab Boltim, Djainudin Mokoginta, menambahkan, rapat evaluasi program tahunan tersebut merupakan langkah pemerintah daerah dalam mempertajam visi dan misi yang kepala daerah yang tertuang dalam RPJMD lima tahunan. “Mana program SKPD yang mengalami kendala, tahun depan kita pertajam lagi,” kata Mokoginta.

Sejauh ini, Pemkab Boltim akan berupaya menargetkan beberapa program unggulan diakhir masa jabatan bupati dan wakil bupati yang tersisa 14 bulan kedepan. “Tahun 2015, merupakan program pamuncak akhir masa jabatan kepala daerah. Sehingga itu, mulai sekarang kita rancang sebaik mungkin agar tepat sasaran,” tandasnya.

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here