Genjot Penempatan CPMI Terampil ke Jepang, BP2MI Manado Kunjungi Disnaker Minahasa

0
123

Genjot Penempatan CPMI Terampil ke Jepang, BP2MI Manado Kunjungi Disnaker Minahasa Headline Sulut  ZONA MANADO – Dalam rangka menggenjot penempatan CPMI formal terampil ke Jepang, UPT BP2MI Manado pimpinan Hendra Makalalag kembali melakukan roadshow ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker). Kali ini, Hendra dan tim UPT BP2MI Manado mengunjungi kantor Disnaker Minahasa pimpinan Arody Tangkere, Jumat  (18/3).

Dalam kunjungan tersebut, Hendra menyampaikan perihal rencana strategis dari UPT yang dipimpinnya untuk meningkatkan penempatan CPMI profesional pada beberapa jabatan yang ada di Jepang. “Kini Jepang sedang gencar-gencarnya membuka peluang kerja sebagai Nurse dan perawat lansia atau Care Worker bagi warga Indonesia lewat program SSW dan G to G. Dengan gaji mulai dari Rp. 20 jutaan/bulan maka warga Sulut sebaiknya memanfaatkan peluang ini karena bisa mensejahterakan keluarga dan daerah,” ungkapnya.

Lebih lanjut Hendra menyebutkan, bahwa dari tahun 2017 hingga tahun 2020 Sulut telah menempatkan sebanyak 1.890 PMI. Dimana Kabupaten Minahasa merupakan salah satu penyumbang PMI terbesar dari Sulawesi Utara. “Kabupaten Minahasa warganya banyak yang bekerja ke luar negeri, untuk itu dengan adanya peluang ke Jepang ini, UPT BP2MI Manado ingin menjajaki kemungkinan kerja sama dalam hal penempatan PMI professional terampil ke negara ini,” jelasnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Minahasa, Arody Tangkere, menyambut baik kunjungan UPT BP2MI Manado. “Kami sangat antusias dengan peluang kerja yang diinformasikan oleh UPT BP2MI Manado, karena dapat membantu daerah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan pendapatan. Untuk itu, dalam waktu dekat kami akan berupaya untuk mempertemukan UPT BP2MI Manado dengan Bupati Minahasa untuk membahas lebih lanjut perihal kerjasama penempatan ke Jepang ini,” katanya.

Dalam kesempatan itu, UPT BP2MI Manado juga turut meninjau lembaga pelatihan LPK Kawanua Korea yang berada di Kota Tomohon sebagai persiapan pembukaan program G to G Korea, yang rencananya akan segera dibuka setelah negara Korea membuka perbatasannya untuk Indonesia.

Hendra mengakui, negara Jepang dan Korea masih menjadi primadona dalam penempatan PMI ke luar negeri. “Jepang dan Korea merupakan negara-negara tujuan penempatan yang banyak difavoritkan oleh warga Sulut. Untuk itu kami akan berupaya memfasilitasi prosedur penempatan ke kedua negara ini dengan semaksimal mungkin. Namun sebenarnya banyak peluang kerja di negara lain yang juga patut di lirik oleh masyarakat Sulawesi Utara. Untuk mengetahui apa saja peluang yang ada, warga bisa langsung mengunjungi kantor kami di Jln. Babe Palar Nomor 96 Manado atau bertanya lewat media sosial kami. Tim kami akan segera memberikan informasi yang diminta,” pungkasnya. (guf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here