Geser Sehan Mokoagow, Sumardia Terbentur Kasus Mami

0
239

Geser Sehan Mokoagow, Sumardia Terbentur Kasus Mami Boltim Politik

ZONA BOLTIM – Niat Ketua DPD Golkar Boltim Sumardia Modeong, menggeser posisi Sehan Mokoagow dari jabatannya sebagai Wakil Ketua DPRD tampaknya hanya isapan jempol semata. Pasalnya, status tersangka kasus makan minum di DPRD Boltim 2011 masih disandang mantan Ketua DPRD Boltim tersebut. Hal itu sebagaimana diutarakan pengamat politik dari Lintas Nusantara, Muhammad Jabir kala dihubungi, Jumat (28/06).

Jabir menilai, polemik usulan rotasi yang sengaja digaungkan kubu Sumardia perlu dipertimbangkan kembali, “Sebaiknya Golkar tetap fokus pada misi ke depan untuk pemenangan partai. Tidak perlu bikin konflik baru,” kata Jabir.

Menurut dia, ambisi Sumardia menggeser posisi Sehan Mokoagow dari kursi pimpinan DPPRD tentunya berpeluang menjadi bumerang di internal partai berlambang beringin tersebut, “Kader yang terkait kasus lama dan prosesnya belum tuntas sebaiknya tidak menduduki posisi strategis di legislatif,” sentilnya.

Jabir menyarankan, agar Sumardia menahan diri sekaligus fokus membesarkan partai selama lima tahun mendatang, “Paling penting membangun citra sebagai partai yang pro rakyat. Kalau pilihannya ke Mami Ady (Sumardia Modeong) sebaiknya tidak usah rotasi. Bahkan lebih baik dia fokus pada kasus dan membuktikan diri tidak bersalah, itu lebih baik bagi Golkar ke depan,” imbuhnya.

Terpisah, Sehan Mokoagow dimintai tanggapan menuturkan, tidak mempermasalahkan urusan rotasi pimpinan di DPRD Boltim, “Saya baru dengar wacana itu. Bisa jadi itu hanya kesalahan komunikasi saya dengan Sumardia,” ujar Sehan.

Pun begitu, Sehan tak gentar dengan ancaman tersebut. Pasalnya, mantan Ketua DPD Golkar Boltim ini mengaku punya perjanjian tertulis dengan Sumardia Modeong sebelum menggantikannya, “Selaku kader partai, saya tidak pernah melanggar kode etik partai. Tapi kalau dia serius ingin berperang, saya ada bukti tertulis dengannya. Itu akan saya beber ke publik,” tegasnya.

Sebelumnya, niat rotasi pimpinan DPRD Boltim ini kerap dilontarkan Sumardia Modeong pada sejumlah media cetak di Boltim akhir–akhir ini. Malahan, Sumardia mengaku proses rotasi tersebut bersamaan dengan pengukuhan Ketua DPRD yang baru.

“Prosesnya bersamaan dengan pelantikan ketua dewan. Rotasi pimpinan wajar mengingat saya sekarang adalah Ketua Golkar Boltim,” sebut Sumardia.(kb/gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here