Home BMR Kotamobagu Honor Dipotong, PPDP Kotamobagu Ancam Boikot Pilgub

Honor Dipotong, PPDP Kotamobagu Ancam Boikot Pilgub

0
320
Honor Dipotong, PPDP Kotamobagu Ancam Boikot Pilgub Kotamobagu
Komisioner KPU Kotamobagu, Nova Tamon

ZONA KOTAMOBAGU – Terjadi perdebatan sengit antara pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kotamobagu dengan sejumlah Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) yang berniat mengambil honor, Senin (24/8). Hal itu terjadi lantaran PPDP mempertanyakan perihal honor yang akan mereka terima sudah tidak sesuai dengan yang dijanjikan.

Mereka pun mengancam akan memboikot Pemilihan Gubernur (Pilgub) dengan tidak menyerahkan coklit PPDP kepada PPS, “Kami tidak akan menyerahkan hasil Coklit,” kata salah seorang PPDP dari Kecamatan Kotamobagu Timur yang meminta namanya tidak dituliskan.

Lanjutnya, yang tertera pada daftar yang harus ditandatangani Rp. 400 ribu. Sedangkan yang akan mereka terima hanya Rp.265 ribu, “Ini sangat tidak masuk akal,” keluhnya.

Sebelum turun melakukan pendataan, PPDP mendapatkan bimbingan teknis dan menerima uang pengganti operasional senilai Rp135 ribu. “Saat itu dijelaskan kami akan menerima honor sebesar Rp 400 ribu usai melakukan pendataan. Sekarang kenapa ada pemotongan tanpa penjelasan sebelumnya?” cecarnya mempertanyakan.

Sementara, Komisioner KPU Divisi Logistik dan Keuangan, Nova Tamon mengatakan, terkait honor PPDP merupakan kebijakan KPU Provinsi. “KPU Kotamobagu hanya merupakan perpanjangan tangan KPU Provinsi,” singkat Tamon.

Terpisah, personil Lembaga Pemantau Kinerja Eksekutif dan Legislatif, Effendi Abdul Kadir menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya hal itu bisa berpengaruh pada sukses atau tidaknya pemilihan gubernur nanti.

“Artinya kinerja KPU Provinsi tidak profesional. Karena PPDP adalah ujung tombak terdepan dari KPU Provinsi, jadi harusnya honor harus diperhatikan. Polda Sulut harus segera melakukan penyelidikan, jangan sampai ada mark up anggaran,” tegas Effendi.

Reporter: Iswahyudi Masloman

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here