Ingin Anak Jadi Polisi, Warga Bolmong Ini Tertipu Rp100 juta

0
460
Ingin Anak Jadi Polisi, Warga Bolmong Ini Tertipu Rp100 juta Headline Hukum
Jesaya saat melapor di Mapolres Bolmong

ZONA HUKRIM – Aksi percaloan perekrutan anggota polisi kembali memakan korban, hal ini dibuktikan dengan laporan warga Desa Tandu, Kecamatan Lolak, Kabupaten Bolaaang Mongondow, Jesaya Lapian (49) Kepihak kepolisian Polres Bolmong, Rabu (25/02) siang tadi.

Dalam laporannya yang diterima petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Bolmong, Jayasena menuturkan, pada tanggal 09 Mei Tahun 2014, sekitar pukul 14.00 wita, dirinya dihubungi oleh pelaku inisial OT alias Win warga Solimandungan II, via telepon seluler.

“Saya dihubungi pelaku dan besoknya dia (red-pelaku) datang ke rumah,” ungkap Jayasena.

Lanjut dikatakannya, dalam pembicaraan tersebut pelaku menjamin bisa melulusakan anaknya masuk perekrutan anggota polisi, dengan syarat harus memberikan uang RP. 100.000.000. Karena yakin dengan ucapan pelaku, dirinya langsung menyetujui syarat dan menyerahkan uang dengan bukti kwitansi penyerahan uang.

“Karena pelaku menjamin anak saya lulus jika memberikan uang seratus juta rupiah, akhirnya uang saya serahkan” ujarnya.

Namun apes, janji OT tidak pernah terwujud. Bahkan uang yang sudah diserahkan tidak dikembalikan. Jayanesa pun meminta kepada petugas agar pelaku dapat diproses sesuai prosedur yang berlaku.

Sementara itu, Kapolres Bolmong melalui Bamin SPKT A, Bripka Wardoyo membenarkan adanya laporan tersebut. “Ia laporan sudah kami terima, saat ini sedang dalam proses,”singkat Wardoyo

Peliput: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here