Jago Merah Beraksi, Rumah Orangtua Wali Kota Nyaris Terbakar

0
207

Jago Merah Beraksi, Rumah Orangtua Wali Kota Nyaris Terbakar Headline Hukum Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Kebakaran terjadi di tempat penampungan kayu di Kelurahan Matali, tepatnya di lorong Lapangan Nunuk, Rabu (11/01/2017) sekitar pukul 14.30 Wita. Api yang membakar tempat kayu itu hampir merembet ke rumah milik Imran Bara dan N.H. Paputungan yang tidak lain adalah orangtua Wali Kota Kotamobagu Ir Tatong Bara.

Salah satu warga setempat, To Tongkasi (38) mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut belum diketahui penyebabnya, tetapi kalau Pemadam Kebakaran (Damkar) tidak cepat mendatangi lokasi kejadian, rumah Ibu kandung Wali Kota terbakar.

“Kami tidak tahu penyebab kebakaran ini. Tadi kami sempat membantu memadamkan api tetapi apinya semakin besar sehingga pihak keluarga langsung mengubungi pemadam. Kalau pemadan tidak cepat, mungkin rumah ibu kandung Wali Kota ikut terbakar,” katanya.

Terpisah, salah satu keluarga Wali Kota yakni Dat Paputungan (60), mengaku tidak mengetahui penyebab kebakaran tersebut. “Saya barusan datang, pada saat sedang duduk-duduk di samping belakang rumah, tiba tiba warga di seputaran datang melaporkan kalau tempat penampung kayu api terbakar. Saya pun panik dan kaget melihat peristiwa kebakaran itu, sehingga saya langsung mengubungi pemadam karena mengingat api akan merembet ke rumah,” katanya.

Lanjut Dat, menurut warga sekitar yang melihat kejadian bahwa sumber apinya memang berasal dari tempat penampungan kayu. “Saya heran tidak ada pembakaran di seputaran itu kenapa bisa menimbulkan api. Kemungkinan api berawal dari anak-anak karena mereka sering bermain di seputaran tempat kayu itu. Sampai saat ini saya belum bisa memastikan penyebab kebakaran itu. Untung saja pemadam cepat sehingga tidak merembet ke rumah,” ungkap Dat.

Menurut Dat, beruntung kebakaran cepat teratasi setelah puluhan petugas pemadam dan 3 unit mobil Damkar segera ke lokasi kejadian. “Dalam peristiwa ini tidak memakan korban, tetapi kerugian jika ditafsir hanya mencapai satu juta rupiah,” jelas Dat.(gito)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here