Home Hukum Satlantas “Warning” Penyalahgunaan Sirene dan Rotator

Satlantas “Warning” Penyalahgunaan Sirene dan Rotator

0
505
Satlantas "Warning" Penyalahgunaan Sirene dan Rotator  Hukum Kotamobagu
Tampak Kasat Lantas beserta personel satuannya saat menggelar operasi rutin pekan lalu

ZONA HUKRIM – Satlantas Polres Bolmong akan menindak para pelanggar lalulintas khususnya penggunaan sirene dan lampu isyarat (rotator.red) pada kendaraan yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Begitu ditegaskan Kasat Lantas Polres Bolmong AKP Yuriko Fernanda SH, SIK. kepada zonabmr.com Senin (17/3) kemarin.

Fernanda menjelaskan, penggunaan sirene dan rotator punya aturannya, lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk kendaraan petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia, untuk lampu isyarat warna merah dan sirene diperuntukan mobil tahanan, pengawalan TNI, Pemadam Kebakaran, Ambulan, Palang Merah dan mobil jenazah.

”Untuk lampu isyarat warna kuning digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan sarana dan prasarana lalu lintas dan angkutan jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek kendaraan dan angkutan barang khusus.” terangnya seraya menambahkan hal itu sebagaimana diatur dalam pasal Pasal 59. UU No 22 Tahun 2009 tentang lalulintas.

Lebih lanjut Fernanda mengatakan, melihat pengalaman-pengalaman sebelumnya kendaraan sering menyalahgunakan rotator dan sirene, maka pihaknya akan akan menertibkan khususnya masa Kampanye ini. “Apabila ada yang kami temui yang menyalahgunakan sirene dan rotator tersebut, ya akan kami tindak sesuai dengan peraturan,” pungkas Fernanda menegaskan.(gito)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here