Jelang Pilkada, Pemkot Diundang Ikut Rakor di Kemendagri

Marham Anas Tungkagi

Anas Tungkagi

ZONA KOTAMOBAGU – Semua kabupaten dan kota yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini diminta dapat menciptakan suasana tetap kondusif. Hal ini sesuai rapat koordinasi teknis Pilkada yang dilaksanakan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) dan diikuti pemerintah kabupaten kota.

“Pada rakor ini ditegaskan pemerintah daerah harus mensukseskan serta mencitakan suasana tetap kondusif pada saat Pilkada nanti,” kata Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem), Anas Tungkagi, usai mengikuti rakor tersebut, kemarin.

Lanjutnya, soal kondusifitas wilayah, instansi terkait juga diingatkan agar mempercepat proses cuti bagi para calon incumbent sebelum tahapan penetapan calon. “Selain itu setiap daerah yang menggelar Pilkada juga diminta untuk membentuk Tim Desk Pilkada untuk pelaporan hasil ke Kemendagri. Pada intinya, semua yang disampaikan saat rakor itu akan kita tindaklanjuti,” ujarnya.

Ditambahkannya, kehadirannya pada rakor tersebut untuk mewaliki Pemkot Kotamobagu sebagai daerah yang menggelar Pilkada tahun ini. “Rakor ini diikuti 17 kepala biro provinsi dan 154 kepala bagian tata pemerintahan se-Indonesia,” tambahnya. (ads/gito)

You might also like

Akhir Januari Pemkot Terima 5 Unit Bus dari Kemenhub

ZONA KOTAMOBAGU – Dalam waktu dekat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu akan menerima bantuan lima unit kendaraan bus dari Kementrian Perhubungan (Kemenhub) RI. Sebagaimana dikatakan Kepala Dinas Perhubungan Kotamobagu Dolly

Dinas PRKP Respon Keluhan Masyarakat Pontodon Timur

ZONA KOTAMOBAGU – Keluhan 160 kepala keluarga (KK) di Desa Pontodon Timur, Kecamatan Kotamobagu Utara, soal aliran air PDAM yang sempat macet langsung ditindaklanjuti Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman

Hipertensi Dominasi Masalah Kesehatan di Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu mencatat, ada empat masalah kesehatan yang mendominasi di wilayah Kota Kotamobagu, dan jenis penyakit Hipertensi jadi yang paling tinggi jumlah penderitannya. “Penyakit Hipetensi

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply