Jelang Tahun Baru, Pedagang Musiman Mulai Marak di Kotamobagu

0
209

Jelang Tahun Baru, Pedagang Musiman Mulai Marak di Kotamobagu Kotamobagu

ZONA KOTAMOBAGU – Para pedagang musiman yang menjajakan terompet dan kembang api di pingiran jalan kawasan Kota Kotamobagu, mulai marak bertepatan menjelang Tahun Baru 2016. Tak sedikit dari para pedagang yang datang dari luar kota, mereka berharap bisa meraup untung besar di hari pergantian tahun ini.

Aceng, salah satu pedagang kembang Api asal Manado saat diwawancarai zonabmr.com, Selasa (29/12) siang tadi mengaku, hampir setiap jelang pergantian tahun dirinya selalu berjualan di wilayah Kotamobagu.

“Dari Manado saya datang menjual kembang api. Hampir setiap tahun saya berdagang terompet dan kembang api di kawasan Pasar Serasi Kotamobagu ini, hasilnya lumayan,” kata Aceng.

Saat ini penjualannya sudah mulai ramai, apalagi sehari atau menjelang pergantian tahun biasanya banyak warga yang membeli terompet. Harga terompetnya bervariasi mulai Rp 5.000 hingga Rp 20.000.

“Terompetnya ada yang dibuat dari kertas dan juga plastik, harganya sangat murah dan terjangkau,” ucap Aceng.

Pendapatannya cukup lumayan, sehari terkadang bisa mengantongi uang antara Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu, “Rata-rata kalau dagang selama 5 hari, bisa dapat untung Rp 600 ribu,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Eko, salah satu pedagang musiman di wilayah Kotamobagu. Kata dia, menjelang Tahun Baru, banyak warga yang membeli kembang api, “Biasanya dua hari menjelang tahun baru, pembeli banyak. Sekarang pun sudah banyak yang pesan,” ungkap Eko.

Harga kembang api bervariasi, kalau yang pecah diangkasa dengan warna-warni motif dengan 8 kali letusan dijual antara Rp 50 ribu/biji sedangkan yang lima belas kali meletus Rp 120.000ribu.

Reporter: Gito Mokoagow

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here