Jual Mesin Katinting Curian, Dinan Berakhir Dipenjara

0
540
Jual Mesin Katinting Curian, Dinan Berakhir Dipenjara Hukum

Terdakwa Dinan saat mendengar putusan Majelis hakim (foto: Zulkifli Linggotu)

ZONA HUKRIM – Apes dialami Ferdinan Supit alias Dinan (20), warga Desa Tanjung Buaya Kecamatan Bolangitan Barat, Bolmut. Pasalnya, mesin katintitng (perahu.red) yang dijualnya diketahui merupakan barang curian.

Aksi pencurian ini terjadi di gudang tambak udang Desa Iyok, Bulan April lalu. Sekitar pukul 23.00 Wita, Dinan masuk dengan mencungkil jendela gudang tempat penyimpanan mesin katintitng merek Honda milik Sahril Mantang alias Papa Eta. Dinan pun berhasil mengasak mesin tersebut dan membuat Korban mengalami kerugian sebesar Rp3.250.000.

Ulah Dinan ini baru terbongkar saat dirinya menjual mesin katinting tersebut seharga Rp300.000 kepada Idris Masi, warga yang sama. Merasa ada keganjilan, Idris pun mencari tahu pemilik mesin tersebut dan didapati informasi bahwa seorang warga kehilangan mesin katinting di gudang tambak udang.

Akibat ulahnya, Dinan menerima hukuman pidana penjara selama 9 bulan, setelah menjalani sidang putusan di Pengadilan negeri (PN) kotamobagu, Rabu (10/11).

Sidang putusan yang diketuai Majelis Hakim Nur Dewi Sundari SH siang itu, menyatakan terdakwa Dinan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana diatur dalam pasal 363 ayat (1) Ke 2 dan 5 KUHPidana.

Vonis yang dijatuhi hakim tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sumarni Larape SH, yang sebelumnya menuntut 10 bulan pidana penjara kepada terdakwa.(zul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here